Polisi Selamatkan Korban Penyekapan Majikan di Batam, Pelaku Diamankan

Gusti Yennosa ยท Jumat, 01 Mei 2020 - 15:43 WIB
Polisi Selamatkan Korban Penyekapan Majikan di Batam, Pelaku Diamankan
Perempuan muda diduga disekap majikan di kawasan perumahan di Batam, kepri. (Foto: iNews/Gusti Yennosa)

BATAM, iNews.id - Tim Direktorat Umum Kriminal Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggerebek rumah penampungan asisten rumah tangga (ART) di Perumahan Cipta Asri 2, Blok Olive Nomor 43, Tembesi, Batam, Kepri.

Penggerebekan itu setelah polisi menerima laporan penyekapan dan penganiayaan terhadap calon ART, Kamis (30/4/2020) malam. Dari penggerebekan itu, polisi menemukan korban sedang bersembunyi di sebuah kamar gelap dan pengap dalam kondisi penuh lebam di wajah dan beberapa bagian tubuhnya.

Korban yang diketahui bernama Amira itu kondisinya ketakutan dan wajah lebam. Polisi langsung mengeluarkan korban dari kamar dan korban terlihat trauma.

Diduga korban dianiaya oleh majikannya yang bernama Uli. Penggerebekan rumah milik Petrus di Blok Olive Nomor 43 membuat heboh warga karena di tengah pandemi Covid-19, petugas melakukan penggerebekan. Saat hendak masuk polisi sempat dihalang-halangi pemilik rumah, Uli.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Arie Darmanto mengatakan, jajarannya mendapat laporan dari seorang TKI di Singapura yang menyebutkan jika ada teman mereka disekap dan disiksa majikan selama sebulan di sebuah penampungan di Batam.

“Berdasarkan informasi itulah Polisi langsung turun ke lokasi dan akhirnya bisa menyelamatkan korban,” kata dia, Jumat (1/5/2020).

Menurut dia, majikan bernama Uli yang diduga sebagai pelaku sempat melawan saat hendak diamankan Polisi.

“Pelaku mengelak sudah menyekap dan menganiaya korban dari rumah tersebut. Kita juga mengamankan beberapa barang bukti diantaranya gagang sabu, pisau dan beberapa pakaian penuh noda darah yang diduga milik korban,” ungkap Kombes Pol Arie Darmanto.

Untuk kebutuhan penyidikan, kata dia, pelaku Uli dan korban dibawa ke Mapolda Kepri untuk diperiksa.

“Dari informasi di lapangan Uli tinggal di rumah tersebut seorang diri karena suaminya sedang berdinas di Ambon,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki