Polisi Bongkar Prostitusi Online di Batam, Belasan Perempuan Cantik Diamankan

Gusti Yennosa ยท Sabtu, 15 Agustus 2020 - 12:18 WIB
Polisi Bongkar Prostitusi Online di Batam, Belasan Perempuan Cantik Diamankan
Belasan perempuan diamankan saat operasi prostitusi online di Batam (Gusti Yennosa/iNews)

BARELANG, iNews.id - Jajaran Satuan Reskrim Polresta Barelang menggerebek ruko yang digunakan untuk mess yang dihuni perempuan muda. Diduga, belasan perempuan muda itu diduga terlibat kasus prostitusi online dengan menggunakan aplikasi.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan mengatakan, penggerebekan dilakukan di kawasan Komplek Nagoya Newston Blok B Nomor 2, Nagoya, Batam, Jumat malam (14/8/2020).

Penggerebekan ini dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat jika di ruko milik Agus Suprapto itu tempat penampungan perempuan muda. Dari informasi itu, polisi akhirnya bergerak dan melakukan penggerebekan.

"Kami terpaksa membongkar secara paksa pintunya" kata Andri kepada wartawan, Sabtu (15/8/2020).

Andri menambahkan, usai membongkar paksa pintu, polisi kemudian masuk dan menemukan belasan perempuan muda. Di dalam, polisi juga mengamankan seorang pria bernama Krisna Jaya.

"Krisna ini bertugas sebagai penanggung jawab prostitusi online. Dia ditangkap saat mencoba kabur," kata dia.

Belasan perempuan diamankan saat operasi prostitusi online di Batam (Gusti Yennosa/iNews)
Belasan perempuan diamankan saat operasi prostitusi online di Batam (Gusti Yennosa/iNews)

Dari hasil pemeriksaan, prostitusi online ini dilakukan lewat aplikasi Mi Chat. Diduga, kegiatan prostitusi berkedok panti pijat ini sudah lama berlangsung.

"Perempuan muda ini dijual Krisna dengan tarif Rp600.000 hingga Rp1,5 jyuta lewat online untuk satu kali booking," kata dia.

Modus yang dilakukan, kata Andri, lelaki hidung belang dikirim foto para perempuan lewat aplikasi. Pembayaran dilakukan lewat transfer.

"Pelaku merekrut korban dari berbagai kota di Indonesia dengan iming-iming bekerja sebagai terapis panti pijat yang dikelolanya," katanya.

Polisi mengamankan para perempuan itu dan Krisna ke Mapolresta Barelang untuk menjalani pemeriksaan. Sementara itu, polisi masih memburu tiga pelaku lain dalam kasus prostitusi online ini.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto