Polemik TKA China di Sultra, Kepala Imigrasi Kendari Siap Mundur Jika…

Febriyono Tamenk · Jumat, 26 Juni 2020 - 18:43 WIB
Polemik TKA China di Sultra, Kepala Imigrasi Kendari Siap Mundur Jika…
Massa penolak kedatangan TKA China kembali berunjuk rasa di Kantor Imigrasi Kendari, Rabu (24/6/2020). (Foto: iNews/Febriyono Tamenk)

KENDARI, iNews.id – Kepala Kantor Imigrasi Kendari Hajar Aswad siap mengundurkan diri dari jabatannya jika dokumen ratusan tenaga kerja (TKA) China yang akan masuk ke wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah. Saat ini, TKA China yang sudah tiba berjumlah 156 orang. Tersisa 344 TKA yang dijadwalkan datang pada gelombang kedua dan ketiga pada 28 Juni dan 7 Juli 2020.

Pertaruhan jabatan yang dijanjikan Hajar Aswad itu menyikapi aksi gelombang unjuk rasa dari sejumlah elemen masyarakat terkait kedatangan TKA China.

“Saya menggaransikan diri saya untuk siap mundur dari jabatan apabila dokumen ke-500 TKA China yang akan amsuk ini tidak sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat,” kata hajar Aswad, Jumat (26/6/2020).

Menurut Hajar Aswad, 156 TKA yang datang pada gelombang pertama semuanya memiliki dokumen lengkap dan menggunakan visa 312 atau visa untuk bekerja.

“Dokumen 156 TKA ini bukan visa kunjungan tapi visa kerja. Untuk 344 TKA yang datang pada gelombang ke-2 dan ke-3 nanti juga dipastikan akan memakai dokumen visa 312 sesuai dengan ketentuan yang telah diatur oleh pemerintah pusat,” katanya.

Sejak gelombang unjuk rasa TKA China yang berlangsung sejak sepekan terakhir membuat Kantor Imigrasi Kendari, Sulawesi Tenggara sepi dari pengunjung yang akan mengurus paspor.

Pengunjung yang biasanya mencapai 10 hingga 20 orang kini menurun drastis menjadi 2-3 orang per hari.


Editor : Kastolani Marzuki