Petani di Baubau Diterkam Buaya saat Seberangi Sungai, Korban Dapat 13 Jahitan

Andhy Eba ยท Kamis, 05 Maret 2020 - 20:01 WIB
Petani di Baubau Diterkam Buaya saat Seberangi Sungai, Korban Dapat 13 Jahitan
Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari menjenguk korban Wa Bua-Bua (58), yang diterkam buaya di Sungai Lakogou, Kota Baubau, Sultra, Kamis (5/3/2020). (Foto: iNews/Andhy Eba)

BAUBAU, iNews.id – Seorang petani perempuan diterkam buaya ketika menyeberang sungai di Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Akibatnya, korban menderita luka-luka dan harus mendapatkan 13 jahitan.

Korban perempuan paruh baya bernama Wa Bua-Bua (58), warga Lakologou, Kota Baubau, masih harus menahan rasa sakit akibat luka gigitan dan cakaran buaya di bagian paha dan lututnya. Bahkan, saat dirawat di puskemas, petugas medis menemukan kuku buaya di lukanya.

Korban menceritakan, kejadian nahas itu berawal saat dia pulang dari kebun, Rabu sore (4/3/2020). Dia harus menyeberangi Sungai Lakologou untuk sampai ke rumah.

Tiba-tiba saat hendak menyeberang, seekor buaya muncul dan langsung menerkam. Beruntung Wa Bua-Bua bisa menyelamatkan diri meskipun banyak luka gigitan di tangan dan pahanya.

Dia segera berteriak meminta tolong kepada warga yang berada di sekitar bantaran sungai tersebut. Warga setempat berdatangan dan melihat Wa Bua-Bua bersimbah darah. Warga langsung melarikan korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Wa Bua-Bua mengalami luka gigitan parah di bagian betis dan paha kanan,” kata Wa Dina, keluarga Wa Bua-Bua, Kamis (5/3/2020).

Saat ini, korban sudah dipulangkan dari puskesmas dan tinggal di salah satu kediaman keluarga agar ada yang merawatnya.

Kasus warga yang diterkam buaya bukan baru kali ini terjadi di Sungai Lakogou. Di sungai yang dekat dengan permukiman ini, warga telah beberapa kali menerkam penduduk. Binatang reptilia itu juga kerap muncul memangsa ternak warga.

Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari memantau lokasi warga diterkam buaya di Sungai Lakogou, Kota Baubau, Sultra, Kamis (5/3/2020). (Foto: iNews/Andhy Eba)
Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari memantau lokasi warga diterkam buaya di Sungai Lakogou, Kota Baubau, Sultra, Kamis (5/3/2020). (Foto: iNews/Andhy Eba)

 

Menyikapi kejadian ini, Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari langsung menjenguk korban dan meninjau Sungai Lakogou. Dia meminta kepada warga untuk tetap waspada. Apalagi musim hujan sekarang ini, buaya tidak akan terlihat jika muncul ke permukaan karena kondisi air sungai sangat keruh.

“Memang banyak aktivitas warga yang melewati sungai ini karena banyak perkebunan di seberang. Masyarakat kami minta berhati-hati karena diduga masih ada buaya-buaya yang berkeliaran di sini,” kata Kapolres Baubau.


Editor : Maria Christina