Perwira Polisi Ditangkap karena Terlibat Narkoba di Pekanbaru, Ini Kata Kapolda Riau

Irfan Ma'ruf ยท Sabtu, 24 Oktober 2020 - 20:15:00 WIB
Perwira Polisi Ditangkap karena Terlibat Narkoba di Pekanbaru, Ini Kata Kapolda Riau
Tangkapan layar detik-detik penangkapan oknum perwira polisi Kompol Iman Ziadi Zaid dan Hendry Winata karena terlibat kasus narkoba di Pekanbaru, Riau, Jumat (23/10/2020). (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, iNews.id - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi buka suara atas pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan satu oknum perwira polisi yang bertugas di Polda Riau. Kompol Iman Ziadi Zaid (55), diamankan bersama Hendry Winata (51), warga Pekanbaru, bersama 16 kilogram (kg) sabu.

Agung Setia Imam Effendi menegaskan, Kompol Imam Ziadi Zaid bukan anggota Kepolisian lagi. “Sekarang bukan (anggota) lagi,” kata Agung di Pekanbaru, Sabtu (24/10/2020).

Kapolda Riau juga memastikan oknum polisi yang menjabat Kasi Ident Ditreskrimum Polda Riau itu akan diproses hukum baik hukuman internal maupun hukum pidana.

Adapun tersangka Kompol Iman Ziadi Zaid dan Hendry Winata dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Keduanya diancam hukuman mati atau penjara paling singkat lima tahun, paling lama 20 tahun.

“Saya berharap hakim akan memutuskan hukuman yang layak para pengkhianat bangsa ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Riau juga menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya pengungkapan peredaran narkoba di wilayah hukum Polda Riau. Dia berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi mengenai peredaran narkoba sehingga polisi bisa menindaklanjuti dengan pengungkapan kasus.

"Polda Riau bersama seluruh jajaran akan terus melakukan upaya pengungkapan peredaran narkoba ini,” ujar mantan Dir Tipidter tersebut.

Agung juga menegaskan, dirinya sebagai Kapolda Riau akan terus bekerja keras untuk mengungkap kasus narkoba.

“Kita tahu dari 3.200 orang yang ditahan, 2.100 diantaranya adalah para pelaku narkoba. Pengungkapan narkoba tidak bisa dilakukan dengan pelan, tapi dengan agresif dan lebih tegas lagi. Saya akan berlari untuk pengungkapan narkoba," katanya.

"Melalui Tim Harimau Kampar saya memperingatkan para pelaku saya akan kejar sampai di mana pun. Kami berkomitmen untuk proses hukum bagi para tersangka narkoba dilakukan secara profesional sehingga para tersangka akan mendapatkan hukuman yang maksimal,” katanya.

Diketahui, Kompol Iman Ziadi Zaid dimankan karena terlibat jaringan narkoba. Polisi yang menjabat Kasi Ident Ditreskrimum Polda Riau itu terpaksa ditembak saat penangkapan di Jalan Soekarno Hatta Arengka 1 depan Showroom Arengka Auto Mall Pekanbaru, Riau, pada Jumat (23/10/2020), karena mencoba kabur.

Iman Ziadi Zaid mengalami luka tembak di lengan atas dan terdapat proyektil di bagian punggung. Sementara tersangka lainnya Hendry Winata mengalami luka pada kepala akibat tabrakan mobil. Tim kemudian mengamankan kedua tersangka serta membawa tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara guna dilakukan pengobatan.

Dari tangan dua tersangka, polisi mengamankan barang bukti 16 bungkus besar yang diduga berisi sabu-sabu. Polisi juga mengamankan barang bukti dua tas ransel hitam dan cokelat, mobil jenis Opel Blazer warna hitam BM 1306 VW dan dua handphone. Barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor guna proses penyidikan lebih lanjut dan pengembangan.

Editor : Maria Christina