Personel Polres Bintan Iptu HA Diduga Gelapkan 71 Unit Mobil

Antara ยท Sabtu, 16 Mei 2020 - 15:43 WIB
Personel Polres Bintan Iptu HA Diduga Gelapkan 71 Unit Mobil
Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono. (Foto: Antara)

TANJUNGPINANG, iNews.id - Oknum personel Polres Bintan, Iptu HA diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebanyak 71 unit mobil. Seluruh mobil itu diperjualbelikan di wilayah hukum Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono mengatakan, dalam aksinya, personel tersebut berperan sebagai pembeli dan penjual mobil hasil tarikan leasing yang kreditnya macet. HA juga menjadi penyewa mobil rental.

"Selanjutnya, mobil diperjualbelikan dengan nilai jual berkisar dari Rp34 juta hingga Rp55 juta," ujara Kapolres Bintan, Sabtu (16/5/2020).

Adapun ke-71 unit mobil yang saat ini teridentifikasi untuk tempat kejadian perkara (TKP) Batam dan Tanjungpinang terdiri atas berbagai jenis, antara lain Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero, Mitsubishi Expander, dan Toyota Avanza. Kemudian, Toyota Yaris, Toyota Innova, Toyota Calya, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, Honda Jazz, Daihatsu New Xenia, dan Daihatsu Ayla.

Kapolres Bintan mengatakan, Iptu HA juga tidak masuk dinas tanpa keterangan sejak tanggal 8 Mei 2020 sampai dengan sekarang. Dia juga tidak dapat dihubungi.

"Yang bersangkutan menggunakan nomor handphone +62-813-6431-5960 dan +62-812-6724-6673. Namun, HP-nya sudah tidak aktif," ujarnya.

Bambang mengatakan, pada Rabu (13/5/2020) kemarin, Polres Bintan dipimpin Ipda Sutomo, Kasi Propam Res Bintan sudah berupaya mencari Iptu HA di Hotel Sunrise City di Sei Jang, Tanjungpinang. Saat itu, pihaknya mendapat informasi kalau terduga pelaku berada di lokasi tersebut.

Di hotel tersebut persisnya di kamar nomor 420, Polres Bintan mengamankan senjata api revolver laras pendek dengan nomor senpi AEF8469 dan lima butir peluru.

"Tapi, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Kedatangan kami di hotel itu juga disaksikan oleh satpam dan istri siri yang bersangkutan bernama Retna, serta Amel, sepupu Retna," kata Bambang.

Menurut Kapolres, saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan sekaligus ditangani oleh Polda Kepri di Batam.


Editor : Maria Christina