Perkosa 2 Perempuan Sekaligus, Residivis Kambuhan Asal Barito Timur Ditangkap

Sigit Dzakwan Pamungkas ยท Rabu, 25 November 2020 - 11:56:00 WIB
Perkosa 2 Perempuan Sekaligus, Residivis Kambuhan Asal Barito Timur Ditangkap
Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra menunjukkan barang bukti kasus pemerkosaan saat ekspose perkara di Mapolres Bartim, Rabu (25/11/2020). (Foto: iNews/Sigit Dzakwan Pamungkas)

BARITO TIMUR, iNews.id - Seorang residivis di Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah (Kalteng), ditangkap anggota Satreskrim Polres Bartim karena memperkosa dua perempuan sekaligus. Pelaku berinisial R (28), juga mengancam membunuh kedua korban jika tidak melayani nafsu bejatnya.

"Tersangka ditangkap di rumahnya pada 23 November 2020," kata Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra saat ekspose perkara di Mapolres Bartim, Rabu (25/11/2020).

Kapolres mengatakan, pelaku R, warga Jalan Ahmad Yani Km 05, Desa Sumur Kecamatan Dusun Timur, Barito Timur itu sebelumnya telah terjerat tiga kasus. Pertama kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan yang kedua kasus penganiayaan. Pelaku jug terjerat kasus perampokan dan baru bebas pada April 2020 lalu.

"Kali ini, pelaku memperkosa dua korban perempuan sekaligus dengan modus mengancam akan membunuh kedua korban jika tak melayani nafsu bejatnya," kata Kapolres.

Korban yang pertama berinisial MU (23), warga Kecamatan Rantau Kujang, Barito Selatan. Korban kedua berusia 19 tahun, warga Kecamatan Rantau Kujang, Kabupaten Barito Selatan.

Kronologi pemerkosaan bermula ketika pelaku mengajak dua korban ke tempat karaoke pada Selasa (22/11/2020) malam. Usai karaoke, pelaku mengantarkan kedua korban pulang. Namun di perjalanan pulang, pelaku dengan sengaja membelokkan kendaraannya ke arah Rutan Tamiang Layang.

"Kemudian ketika berada di tempat sepi, pelaku menghentikan motornya dan meminta korban MU menyerahkan tasnya. Lalu pelaku melanjutkan perjalananan dengan membonceng dua korban ke Desa Siong, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Bartim," katanya.

Setelah tiba di sebuah pondok, pelaku membuka paksa baju korban dan memperkosa keduanya. Pelaku juga mengancam membunuh korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

"Dua perempuan ini pun diperkosa sekaligus secara bergantian oleh pelaku," ujarnya.

Editor : Maria Christina