Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp23 Miliar Berhasil Digagalkan Polsek Muara Sabak Timur Jambi

Antara ยท Jumat, 27 September 2019 - 02:10 WIB
Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp23 Miliar Berhasil Digagalkan Polsek Muara Sabak Timur Jambi
Ilustrasi benih lobster. (Foto: Istimewa)

Jambi, iNews.id - Polisi Daerah (Polda) Jambi melalui Polsek Muara Sabak Timur menggagalkan penyelundupan benih lobster senilai Rp23 miliar. Dua pelaku yang menjadi sopir mobil pengangkut benih lobster juga ikut diamankan polisi.

Kedua pelaku, Elpa Daias Mukti Wibowo merupakan warga Jakarta dan Nanang Robiana warga Purwakarta.

Menurut Dirkrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Thein Tabero mengatakan benih lobster yang diamankan sebanyak 154.774 ekor. Sebanyak 153.400 jenis pasir dan 1.374 ekor jenis mutiara.

"Upaya pengagalan aksi penyelundupan itu atas kerja sama tim gabungan Satreskrim Polres Tanjungjabung Timur dengan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Perikanan (SKIPM) Jambi," katanya di Jambi, Kamis (26/9/2019).

Penangkapan bermula saat polisi mendapatkan laporan adanya benih lobster yang akan diseludupkan melalui pelabuhan tikus di kawasan Ujung Jabung. Polisi lantas menyelidiki informasi tersebut dan mendapati dua kendaraan yang dicurigai membawa benih lobster di Parit 3 Desa Lambur, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjungjabung Timur.

Dua kendaraan yakni Innova BH 1968 dan Pajero BH 1861. Ada 499 kantong plastik berisi benih lobster yang dimasukkan ke dalam 20 boks styrofoam. Masing-masing mobil bermuatan 10 boks.


Kedua sopir kini ditahan polisi, sementara kasusnya disidik bersama polisi dan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi.

Polisi masih mendalami asal benih lobster tersebut. Jika milik oknum polisi, Thein mengatakan polisi akan berkoordinasi dengan bidang profesi.

Sementara itu Kasi Pengawasan dan Lalulintas (Wasdalin) BKIPM Jambi, Paiman menyatakan, gagalnya upaya penyelundupan benih lobster keluar negeri telah menyelamatkan potensi kerugian negara yang besar.

"Total nilai benih lobster yang berhasil diselamatkan setara dengan Rp23,2 miliar," katanya

Benih lobster termasuk dalam jenis hasil laut yang dilarang penangkapannya berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 56 Tahun 2016 tentang Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan. Sesuai dengan peraturan yang berlaku tersebut, lobster berukuran di bawah 200 gram tidak boleh ditangkap supaya terjaga kelestariannya.

Pasal yang dilanggar yakni pasal 16 ayat 1 jo pasal 88 UU 31 tahun 2004 tentang perikanan sebagaimana diubah dengan UU No 45 tahun 2009.


Editor : Umaya Khusniah