Pembalakan Liar Marak di Konawe Selatan, BKSDA Temukan Perahu dan Balok Kayu

Antara ยท Rabu, 08 Juli 2020 - 13:00 WIB
Pembalakan Liar Marak di Konawe Selatan, BKSDA Temukan Perahu dan Balok Kayu
Petugas BKSDA Konawe Selatan mendapat sejumlah kayu balok dan perahu di kawasan hutan. (Foto: iNews/Febriyono Tamenk)

KONAWE SELATAN, iNews.id – Aksi pembalakan liar marak terjadi di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Para pelaku memanfaatkan kelengahan petugas pengawas di tengah pandemic Covid-19.

Kepala Resort BKSDA Konawe Selatan, Sahidin mengatakan, perambahan hutan sering kali terjadi di masa pandemi Covid -19. “Pelaku memanfaatkan kelengahan petugas di tengah pandemik,” kata dia di sela-sela operasi berantas illegal logging, Rabu (8/7/2020).

Petugas BKSDA harus menempuh perjalanan belasan kilometer (km) melewati medan berbukit dan menyeberangi sungai dari Desa Ampera menuju Kawasan Konservasi Tanjung Peropa.

Dari hasil operasi petugas menemukan adanya penebangan liar pohon jenis petai hutan di dalam kawasan konservasi.

Selain pohon yang tumbang, petugas juga menemukan 1 unit perahu yang telah jadi dibuat dan beberapa balok kayu yang juga rencananya akan di buat perahu.Petugas kemudian melakukan pemusnahan dengan cara memotong perahu dan balok kayu tersebut.

Sementara para pelaku illegal logging yang mengetahui kedatangan petugas berhasil melarikan diri meninggalkan peralatan mereka.

Petugas kemudian mengamankan sejumlah peralatan yang digunakan para pelaku melakukan aksi pembalakan liar seperti mesin senso, kampak, parang dan sekap tangan. Barang bukti kemudian di bawa ke kantor BKSDA Sultra.

Rencanaya perahu yang dibuat oleh pelaku ini akan di jual ke daerah Kabupaten Buton dengan harga per satu perahunya berkisar antara Rp600.000 hingga Rp2 juta.


Editor : Kastolani Marzuki