Pedagang Sayur di Serang Terlebih Dulu Dicekik hingga Tewas, Lalu Diperkosa Pria Mabuk

Teguh Mahardika · Jumat, 12 Februari 2021 - 17:53:00 WIB
Pedagang Sayur di Serang Terlebih Dulu Dicekik hingga Tewas, Lalu Diperkosa Pria Mabuk
Ilustrasi pembunuhan. (Istimewa)

SERANG, iNews.id - Pedagang sayur berinisial MA (43), yang ditemukan tewas di Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dibunuh oleh laki-laki mabuk. Sadisnya, pelaku bernama Aris (26), juga memerkosa korban setelah membunuhnya.

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, pelaku pembunuhan yakni Aris, ditangkap di kediamannya pada Kamis (11/2/2021) sekitar pukul 11.50 WIB. Polisi menangkap pelaku setelah melakukan penyelidikan.

Berdasarkan hasil interogasi, sebelum membunuh dan memperkosa korban, pelaku pesta minuman keras (miras) jenis tuak selama 13 jam. Pelaku pesta miras mulai dari Selasa (9/2/2021) pukul 15.00 WIB hingga Rabu (10/2/2021) pukul 04.00 WIB, di sebuah gubuk yang tidak jauh dari tempat kejadian. 

"Tersangka dalam keadaan mabuk dari jam 15.00 WIB sampe 04.00 pagi bersama (temannya). Semuanya tujuh orang temannya di gubuk. Setelah mabuk-mabuk yang lain pulang, kemudian sisa dua orang. Setelah cari tuak tidak dapat, karena Jalan Kandang Sapi rusak, dia turun dan temannya balik," kata Kapolres Serang, Jumat (12/2/2021). 

Di bawah pengaruh alkohol, tersangka melihat korban yang akan melewatinya. Pelaku kemudian bersembunyi untuk menyergap. Setelah korban melewatinya, pelaku mencekik korban dari arah belakang sehingga motornya terjatuh. 

Tidak sampai di situ, pelaku juga mencekik saat korban telah tersungkur di jalan hingga tewas. Pelaku kemudian membawanya ke parit dan memperkosanya. 

"Setelah itu motor dipindahkan ke gubuk 50 meter dari TKP. Kemudian mengeksekusi, korban meninggal dunia dan dibuka celananya, kemudian diperkosa oleh Aris. Pelaku sendiri," katanya. 

Dia menjelaskan, tersangka membunuh korban karena tidak kuat menahan nafsu birahinya. Di sisi lain berdasarkan laporan warga, residivis ini sehari-harinya meresahkan masyarakat Desa Parigi. 

"Motifnya karena birahi. Tersangka membunuh korban karena nafsu birahi. Tersangka dan korban tidak saling kenal," katanya. 

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. Sebelumnya seorang perempuan M (43), warga Desa Bakung, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang ditemukan tewas di sungai kecil tepatnya di Jalan Kandang Sapi, Kampung Kayu Areng, Desa Parigi, Kecamatan Cikande. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2