Papua Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat Covid-19

Antara, Nani Suherni ยท Kamis, 09 April 2020 - 12:57 WIB
Papua Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat Covid-19
Gubernur Papua Lukas Enembe. (Foto: Okezone)

JAYAPURA, iNews.id – Pemerintah Provinsi Papua memutuskan meningkatkan status penanganan wabah virus corona dari siaga menjadi tanggap darurat. Keputusan ini diambil lewat Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua, Rabu (8/4/2020) malam.

Rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal itu juga dihadiri Ketua DPRP Papua John Banua Rouw, dan Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Matius Murib. Kemudian, Waka Polda Brigjen Pol Johanes Marjuki, Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Irham Waroiham, Danlanud Silas Papare Marsekal Pertama TNI Tri Bowo berlangsung di Gedung Negara Dok V Jayapura.

Gubernur Papua Lukas Enembe dalam penyataannya yang disampaikan Wagub Papua Klemen Tinal mengatakan, dengan adanya peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 yang saat ini tercatat sebanyak 45 orang maka disepakati perpanjangan status tanggap darurat dari tanggal 9 April hingga 6 Mei mendatang. Sebelumnya dalam rapat yang dipimpin Lukas Enembe pada Kamis (24/3/2020) pekan lalu, status Papua masih siaga darurat.

Selain itu, Pemprov Papua meminta untuk mengoptimalkan pencegahan penyebaran virus corona dengan physical distancing. Kebijakan ini diperluas dengan memperpanjang kegiatan belajar dan bekerja di rumah dari 14 April sampai dengan 23 April.

“Kecuali untuk bidang kesehatan, pangan, energi, komunikasi, keuangan, logistik dan kebutuhan keseharian,” kata Lukas Enembe.

Kemudian, memperpanjang pembatasan ke luar masuk orang dari dan ke Papua mulai melalui penerbangan atau pelayaran komersial atau carteran termasuk dari dan ke Animha, Meepago, Lapago, Saereri dan Mamta.

“Pengecualian diberlakukan untuk logistik, bahan pokok, bahan bakar, logistik kesehatan, obat-obatan, tenaga medis, evakuasi pasien, sektor perbankan, pergantian kru pesawat dan kedaruratan keamanan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Gubernur Papua Lukas Enembe.

Di samping itu, membatasi waktu buka pasar/kios/toko/mal/toserba dan sejenisnya dari pukul 06.00 WIT-14.00 WIT. Kemudian, menutup semua jenis tempat wisata dan hiburan, kecuali fasilitas umum secara selektif seperti rumah sakit, puskesmas, apotek/klinik dan dokter praktik.

Sementara itu, data dari Tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Papua menyebutkan, hingga kini sebanyak 45 orang positif terpapar virus Covid-19. Lima orang di antaranya meninggal.


Editor : Maria Christina