Ngeri, Nelayan Diterkam Buaya saat Cari Udang hingga Mendapat 37 Jahitan

Indra Siregar ยท Selasa, 13 Oktober 2020 - 20:32:00 WIB
Ngeri, Nelayan Diterkam Buaya saat Cari Udang hingga Mendapat 37 Jahitan
Bakarudin, yang luka parah karena diterkam buaya terbaring di rumahnya, Kampung Baru, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Selasa (13/10/2020). (Foto: iNews/Indra Siregar)

TANGGAMUS, iNews.id - Warga Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, lagi-lagi menjadi korban serangan buaya. Kali ini, korbannya seorang nelayan bernama Bakarudin yang mencari udang di perairan Pantai Saumil.

Beruntung, warga Kampung Baru, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus itu, selamat dengan bantuan putranya. Namun, akibat terkaman buaya tersebut, tangan dan kaki sebelah kanan Bakarudin luka robek. Bahkan, dia harus mendapat 37 jahitan di bagian paha dan betis kanan. Hingga kini, Bakarudin hanya bisa terbaring di rumahnya.

Bakarudin menceritakan, peristiwa nahas itu terjadi di perairan Pantai Saumil, Pekon Karanganyar, Kecamatan Wonosobo, Senin (12/10/2020) sore. Dia bersama anaknya sedang mencari anak udang untuk umpan memancing.

Saat mencari umpan, tiba-tiba korban diserang buaya sepanjang sekitar 4 meter. Korban dibantu anaknya berusaha melakukan perlawanan. Gigitan buaya akhirnya dapat terlepas meskipun korban harus mengalami luka serius di sepanjang paha dan kaki kanan.

"Saya ini kan usahanya sehari-harinya nelayan. Jadi, sebelumnya saya nyari umpan dulu untuk mancing. Tiba-tiba pas nyari umpan, saya udah diterkam buaya. Tangan saya udah di mulut buaya. Paha dan kaki saya sudah diterkam," kata Bakarudin, Selasa (13/10/2020).

Putra korban, Husnudhon mengatakan, saat diterkam buaya, ayahnya sempat berteriak-teriak meminta tolong. Dia yang kaget langsung berusaha menyelamatkan ayahnya dan secepatnya membawa dengan perahu untuk diobati.

"Bapak sempat teriak-teriak minta tolong, langsung saya tolong bapak. Setelah kakinya keluar dari mulut buaya itu, langsung saya bawa ke perahu. Lukanya parah sampai harus kena 37 jahitan, terutama di paha," kata Husnudhon.

Kejadian ini membuat masyarakat sekitar Kampung Baru, Kecamatan Pematang Sawa merasa terancam. Warga khawatir mereka akan mengalami kejadian yang sama. Apalagi, ini bukan pertama kalinya buaya menyerang warga setempat. Warga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk bisa mengatasi permasalahan buaya yang sering menyerang para nelayan.

"Saudara saya itu digigit parah sekali. Karena kejadian itu, kami jadi resah. Kami berharap kepada pemerintah memberikan solusi agar kejadian yang sama tidak terulang kepada kami nelayan kecil ini," katanya.


Editor : Maria Christina