Naik ke Atas Jembatan, Pengemudi Ojek Online Bantu Selamatkan Pemuda Hendak Bunuh Diri di Padang

Budi Sunandar ยท Minggu, 16 Februari 2020 - 14:30 WIB
Naik ke Atas Jembatan, Pengemudi Ojek Online Bantu Selamatkan Pemuda Hendak Bunuh Diri di Padang
Abang ojek online di Padang membantu penyelamatan ojek online yang hendak bunuh diri. (Foto: iNews/Budi Sunandar).

PADANG, iNews.id - Aksi heroik seorang pengemudi ojek online mendapat apresiasi dari warga. Dia ikut membantu proses penyelamatan seorang pemuda yang nekat bunuh diri dari atas Jembatan Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

"Iya tadi dibantu oleh rekan dari ojek online," kata Anggota BPBD Kota Padang, Rico, Minggu (16/2/2020).

Pengemudi ojek online (ojol) tersebut memaksa pemuda tersebut turun dari jembatan, setelah dia turun, petugas BPBD menyambut korban dari bawah, sehingga pemuda atas nama Bobi (32), warga Padang Selatan itu, dapat diselamatkan.

Sebelumnya, Bobi diduga mengalami depresi akibat putus cinta nyaris lompat dari Jembatan Andalas, Kota Padang. Namun aksi percobaan bunuh diri korban berhasil digagalkan setelah dibujuk dengan rokok.

Rico mengatakan, proses negosiasi memang agak alot. Namun akhirnya korban berhasil dibujuk dan bersedia untuk turun.

"Kita negosiasi tadi agak lama, baru mau turun," kata Rico.

Pelaku yang tampak takut dengan ketinggian ini memang sedari awal ragu-ragu untuk melompat, sehingga dia pun dibujuk rokok dan uang Rp50.000 bila bersedia turun dari jembatan tersebut.

Proses evakuasi yang berlangsung pada Sabtu (15/2/2020) kemarin itu menjadi tontonan warga sekitar. Bobi diduga nekat naik ke tiang jembatan dan hendak terjun ke sungai dari ketinggian 20 meter itu karena masalah putus cinta pada hari valentine, Jumat (14/2/2020) kemarin.

"Ketinggiannya dari atas jembatan ke bawah sungai itu sekitar 20 meter," ujar Rico.

Dari keterangan petugas yang melakukan evakuasi, Bobi yang pingsan setelah diturunkan paksa petugas langsung dibawa ke Mapolsek Padang Timur. Dia sempat beberapa kali menyebut nama perempuan, Rina, dalam perjalanan ke kantor polisi.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal