Miris, Puluhan Penyu Dibantai karena Makan Rumput Laut Petani

Antara ยท Jumat, 16 Oktober 2020 - 09:50 WIB
Miris, Puluhan Penyu Dibantai karena Makan Rumput Laut Petani
Penyu dilepas di Pantai Lombang-Lombang, Sulawesi Barat. (Foto iNews/Abdul Jalal).

MAMUJU, iNews.id - Polisi masih menyelidiki kasus pembantaian puluhan penyu di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Insiden ini terjadi karena satwa yang dilindungi tersebut memakan rumput laut hasil pertanian warga.

Ketua Sahabat Penyu Sulbar, Yusri Mampi mengatakan, kasus ini sudah ditangai polisi. Namun belum ada kelanjutan proses hukum terhadap para pelakunya.

"Kami meminta Polresta Mamuju mengusut tuntas dan menindak para pelaku," kata Yusri di Kabupaten Mamuju, Sulbar, Jumat (16/10/2020).

Apapun alasan para pelaku, menurut dia, pemnbataian penyu itu tidak dibenarkan, karena sangat bertentangan dengan perlindungan satwa langka tersebut.

Para pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Mereka bisa terancam hukuman penjaran lima tahun dan denda Rp100 juta.

"Ini adalah kejadian luar biasa. Kami yakin pihak Polresta Mamuju bisa menangani kasus ini secara profesional," ujar dia,

Sebelumnya Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polresta Mamuju Ipda Japaruddin, membenarkan terjadi insiden pembantaian penyu di Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, belum lama ini.

"Ini dilakukan warga di satu lingkungan yang umumnya sebagai petani rumput laut. Mereka mengaku tidak bisa panen karena rumput lautnya dimakan penyu," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal