Mayat Perempuan di Rumah Kontrakan Hebohkan Warga Konawe, Ada Bekas Lebam di Leher

Febriyono Tamenk ยท Minggu, 09 Februari 2020 - 03:05 WIB
Mayat Perempuan di Rumah Kontrakan Hebohkan Warga Konawe, Ada Bekas Lebam di Leher
Petugas mengevakuasi jenazah perempuan yang ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Kabupaten Konawe, Sultra, Sabtu (8/2/2020). (Foto: iNews/Febriyono Tamenk)

KONAWE, iNews.id – Seorang perempuan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), ditemukan tewas misterius di rumah kontrakannya, Sabtu (8/2/2020). Perempuan bernama Suprianti (28) tersebut diduga korban pembunuhan.

Penemuan mayat korban menghebohkan warga Desa Purui, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe. Jenazah korban ditemukan tergeletak di dalam rumah kontrakannya pada Sabtu sore tadi. Warga selanjutnya melaporkan penemuan mayat tersebut ke polisi.

Polisi yang menerima laporan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP). Polisi mensterilkan lokasi dan mengimbau kepada warga untuk tidak mendekat. Saat polisi masuk, suasana rumah korban terlihat sepi. Menurut warga, suami korban tengah berada di luar kota.

Saat olah TKP, polisi menemukan ada bekas lebam di leher korban. Dari temuan itu, Suprianti diduga kuat korban pembunuhan. Namun, untuk memastikan penyebab kematiannya, polisi masih meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Polisi juga mengevakuasi jenazah Suprianti ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari untuk diautopsi. Dari hasil visum sementara, tim dokter forensik menemukan tanda-tanda memar di bagian leher yang dianggap perlu ditindaklanjuti.
“Jadi ada temuan di daerah leher,” kata Dokter Forensik RS Bhayangkara Kendari Kompol Mauluddin.

Mauluddin mengatakan, tim forensik masih akan mendalami beberapa tanda kekerasan pada tubuh korban. Tim dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berupa proses radiologi dan tes DNA untuk bisa mengungkap kematian korban.

“Ada beberapa perlukaan pada tubuh korban, ini perlu kami dalami apakah ini intrafital atau postmortem yang berhubungan dengan suatu kekerasan tertentu. Sementara ini kami lanjutkan dengan pemeriksaan radiologi,” katanya.

Untuk keperluan penyelidikan, saat ini jenazah korban masih berada di kamar jenazah Rumah Sakit Bayangkara Kendari. Nantinya tim dokter akan melakukan pemeriksaan secara komprehensif untuk bisa mengungkap kematian korban.


Editor : Maria Christina