Mabuk, 2 Pemuda Berboncengan Jatuh dari Jembatan Emas Pangkalpinang

Haryanto ยท Senin, 17 Februari 2020 - 07:26 WIB
Mabuk, 2 Pemuda Berboncengan Jatuh dari Jembatan Emas Pangkalpinang
Kecelakaan kembali terjadi di Jembatan Emas di Kota Pangkalpinang yang menerapkan sistem buka tutup. (Foto: iNews/Haryanto)

PANGKALPINANG, iNews.idKecelakaan tunggal terjadi di Jembatan Emas, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Minggu (16/2/2020) malam. Dua pengendara motor berboncengan terjun bebas ke dasar jembatan yang menerapkan sistem buka tutup tersebut.

Informasi yang dirangkum iNews, kecelakaan ini terjadi ketika korban yang diduga dalam pengaruh minuman keras (miras) menerobos rambu-rambu peringatan jembatan ketika dalam posisi tidak dapat dilalui atau sedang terbuka. Korban yang melaju dengan kecepatan tinggi langsung terjatuh ke dasar bersama motor mereka karena sudah tak sempat mengerem. Keduanya pun tewas mengenaskan di lokasi kejadian.

Dodi rekan kedua korban mengatakan, dia sudah berupaya mengejar karena tahu posisi jembatan sedang terbuka. Bahkan sempat melambaikan tangan untuk memberi kode, namun rekannya tak melihat.

“Saya lihat mereka menerobos jembatan. Saya sudah kejar tapi gak sempat. Kecepatan mereka mungkin 70 km per jam. Saat dekat batas saya langsung rem motor dan mereka jatuh ke bawah,” ujar Dodi, Minggu (16/2/2020).

Saksi mengaku bersama korban sempat menenggak alkohol sebelum kejadian. Kedua korban diduga dalam pengaruh miras saat berkendara yang menyebabkan kecelakaan. Mereka dalam perjalanan menuju Sungailat dari arah Pangkalpinang.

“Kami sebelumnnya sudah minum alkohol dekat jembatan,” ucapnya.

Pantauan di TKP, proses evakusi kedua korban berjalan dramatis. Petugas terpaksa menggunakan perahu karet untuk membawa jenazah korban ke dermaga.

“Korban jiwa masuk ke Jembatan Emas ada dua orang. Identitasnya atas nama Musa (21) dan Kandai (26). Keterangan saksi, korban habis mengonsumsi miras,” ujar Kepala Jaga Basarnas Babel Siswanto, Minggu (16/2/2020).

Kecelakaan di jembatan sistem buka tutup ini bukan yang pertama kali. Peristiwa serupa sudah dua kali terjadi dan menelan empat korban jiwa.


Editor : Donald Karouw