Longsor di Pandeglang Banten, 9 Penambang Emas Terjebak di Lubang Sedalam 500 Meter

Iskandar Nasution ยท Sabtu, 07 Desember 2019 - 23:52:00 WIB
Longsor di Pandeglang Banten, 9 Penambang Emas Terjebak di Lubang Sedalam 500 Meter
Tim SAR gabungan kesulitan mengevakuasi para penambang emas ilegal di wilayah Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Sabtu (7/12/2019). (Foto: iNews/Iskandar Nasution)

LEBAK, iNews.id – Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat kemarin mengakibatkan banjir bandang dan longsor di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Bahkan, sejumlah penambang emas yang diperkirakan sembilan orang terjebak di dalam gua atau jalur penambang sedalam 500 meter.

Hingga Sabtu malam (7/12/2019), para penambang emas ilegal atau gurandil tersebut masih berada di lubang. Mereka terjebak di sana saat menggali emas di bekas pertambangan di bawah kaki Gunung Citorek. Dari 12 orang yang terjebak pada Jumat kemarin, tiga pekerja berhasil menyelamatkan diri dari longsoran tanah.

Aparat TNI dari Kodim 0603 Lebak telah menerjunkan 80 personel untuk mencari korban hingga Sabtu. Selain itu, petugas Basarnas, Tagana, Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI) dan aparat kepolisian juga diturunkan untuk membantu evakuasi para korban.

Komandan Kodim (Dandim) Lebak, Letkol Kav Yudha Setiawan mengatakan, petugas juga sudah mengerahkan alat berat untuk membuat jalur evakuasi. Namun, hujan yang terus mengguyur wilayah ini membuat air kembali menggenangi lubang-lubang lokasi penambang liar. Alat berat pun tidak bisa bekerja maksimal.

Hujan deras yang turun turut membuat longsor dari atas gunung. Akibatnya, tim gabungan yang terkendala cuaca belum bisa mengevakuasi para korban.

“Kami berupaya untuk membuat saluran air sehingga air itu bisa keluar dari lubang dan bisa dimasuki tim evakuasi. Namun, karena tadi hujan, air masuk kembali sehingga proses evakuasi belum bisa dilakukan. Kedalamannya pun mencapai 500 meter,” kata Dandim, Sabtu malam (7/12/2019).

Rencananya pencarian para korban akan dilanjutkan pada besok Minggu (8/12/2019). Tim SAR gabungan akan menggunakan mesin penyedot air dan menggunakan alat berat sehingga evakuasi diharapkan berhasil.

“Jadi sampai dengan saat ini, para penambang belum bisa kami selamatkan. Untuk besok akan terus kami lanjutkan pencarian korban sampai batas waktu kapan, kami lihat, tergantung dengan perkembangan situasi,” kata Dandim) Lebak.

Sebelumnya pada Jumat kemarin, hujan deras mengguyur wilayah Citorek sepanjang hari. Akiabtnya banjir bandang dan longsor di beberapa titik. Longsor mengakibatkan 12 gurandil yang tengah menggali emas di bekas pertambangan terjebak di dalam gua atau jalur penambang sedalam 500 meter. Sementara tiga pekerja berhasil menyelamatkan diri.


Editor : Maria Christina