Lomba Kampung Sehat NTB Jati Pelecut Warga Mataram Lawan Covid-19

Irfan Ma'ruf ยท Minggu, 26 Juli 2020 - 19:44 WIB
Lomba Kampung Sehat NTB Jati Pelecut Warga Mataram Lawan Covid-19
Petugas Polres Mataram memasangkan masker ke warga untuk mencegah penyebaran virus corona. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Lomba Kampung Sehat Nurut Tatanan Baru (NTB) memberi dampak bagi kondisi wabah Corona (Covid-19) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kelurahan-kelurahan yang semula berstatus zona merah corona, kini berangsur turun level menjadi zona kuning, oranye dan hijau.

"Memang secara umum di NTB ini Mataram termasuk yang paling tinggi. Untuk di Mataram sendiri, berdasarkan persentase sistem luasan zona ini merah cukup dominan sekali. Kalau sekarang, kalau saya lihat merah tetap ada, masih di beberapa wilayah, cuma tidak seperti sebelumnya," kata Kapolres Mataram, Kombes Guntur Herditrianto, Minggu (26/7/2020).

Kombes Guntur menggambarkan situasi wabah corona saat ini di Mataram, di mana sebelumnya dari 50 kelurahan, ada 50 persen yang berstatus zona merah. Kini hanya tinggal 13 kelurahan yang berstatus zona merah.

"Jadi ada penurunan ke zona orange dan kuning. Nah sekarang di Mataram sudah ada yang zona hijau, agak lumayan jumlahnya. Jadi Lomba Kampung Sehat ini mudah-mudahan masyarakat semakin terpacu untuk terus berupaya memenangkan lomba ini," ujar Kombes Guntur.

Menurut kapolres, sejak lomba tersebut digelar satu bulan lalu oleh Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal, ada 50 kelurahan yang masuk zona merah. Kini, jumlahnya menurun drastic hanya 13 kelurahan yang masih zona merah. “Sisanya ke orange, kuning bahkan ada tiga wilayah ditetapkan sudah zona hijau," tutur Kombes Guntur.

Kombes Guntur juga menceritakan keseriusan para tokoh masyarakat untuk menyehatkan masing-masing lingkungannya. Para tokoh masyarakat, kata Guntur, meminta musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) untuk mengakomodir deklarasi melawan Covid-19.

"Ini antusiasme besar sekali, bagaimana menjadi terbaik dalam rangka meningkatkan protokol kesehatan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bahkan ada beberapa wilayah menggelorakan deklarasi. Jadi kecamatan masing-masing berupaya menghijaukan wilayahnya bersama masyarakat dan tokoh," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki