get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Terkini M 3,7 di Kaur Bengkulu Kedalaman 25 Km

Lion Air Tabrak Tiang di Bandara Bengkulu, Ratusan Penumpang Telantar

Rabu, 07 November 2018 - 21:36:00 WIB
Lion Air Tabrak Tiang di Bandara Bengkulu, Ratusan Penumpang Telantar
Sayap pesawat Lion Air JT 633 rusak parah setelah menabrak tiang lampu di Bandara Fatmawati-Soekarno, Bengkulu. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Ratusan penumpang Lion Air dengan nomor penerbangan JT 633 tujuan Bengkulu-Jakarta telantar di Bandara Fatmawati-Soekarno, Bengkulu.

Mereka gagal terbang setelah pesawat Lion Air yang mereka tumpangi menyenggol tiang bendera koordinat di bandara tersebut. Sedianya pesawat yang mengangkut ratusan penumpang itu sudah tinggal landas pukul 18.20 WIB, namun ditunda keberangkatannya. Ratusan calon penumpang kemudian diminta untuk kembali ke ruang tunggu bandara.

Kepala Tata Usaha (KTU) Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Sarosa mengungkapkan bahwa penumpang tersebut diturunkan kembali setelah pesawat yang ditumpangi menyerempet tiang koordinat saat akan lepas landas. "Iya, memang ada. Sekarang diparkir di bandara. Bagian sayap menyenggol tiang koordinat,'' kata Sarosa, Rabu (7/11/2018).

Sebelumnya, Maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 633, tujuan Bengkulu - Jakarta diduga menyenggol tiang koordinat di depan gerbang VIP room Bandara Fatmawati - Soekarno, pada saat ingin taxi out dari parkiran 4. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 18.21 WIB.

Akibat peristiwa itu, sayap bagian kiri maskapai itu mengalami rusak atau robek. Pesawat kemudian berhenti mendadak.

Video badan pesawat yang berhenti di jalur runway ini beredar luas di masyarakat dan viral di media sosial (medsos). Hingga saat ini belum diketahui jumlah penumpang dan kepastian keberangkatan pesawat Lion Air tersebut. Sayap pesawat juga tampak mengalami kerusakan.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut