Kunjungi NTT, Mentan SYL Kucurkan Bantuan dan Tinjau Lahan Pertanian Terdampak Bencana Alam

Donald Karouw · Sabtu, 10 April 2021 - 16:51:00 WIB
Kunjungi NTT, Mentan SYL Kucurkan Bantuan dan Tinjau Lahan Pertanian Terdampak Bencana Alam
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) dan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat di Posko Bencana Alam NTT Kantor Gubernuran, Sabtu (10/4/2021). (Foto: Istimewa)

KUPANG, iNews.id - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meninjau lokasi yang terdampak bencana alam di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terdampak bencana alam akibat Badai Tropis Seroja, Sabtu (10/4/2021). Mentan sekaligus menyerahkan bantuan sembako 20 truk dan sarana pertanian. 

Menurut SYL, kunjungannya sebagai respons cepat Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Kementan juga mengambil langkah strategis guna menangani dampak bencana alam, khususnya untuk mengembalikan produksi padi, jagung dan peternakan.

"Saya hadir di sini untuk bangsa dan negara dan ini adalah perintah Bapak Presiden Jokowi. Untuk itu, hari ini memberikan bantuan darurat berupa sembako dan melihat pertanian yang terdampak ada padi, jagung dan peternakan yang habis terkena bencana alam untuk segera dilakukan upaya pemulihan," kata Mentan SYL saat menyerahkan bantuan sembako bersama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat di Posko Bencana Alam NTT Kantor Gubernuran, Sabtu (10/4/2021). 

Mentan SYL bersama Bupati Kupang Korinus Masneno sebelumnya juga meninjau lahan pertanian dan peternakan yang terdampak bencana alam di Oesao, Kabupaten Kupang. SYL mengatakan, penanganan dampak bencana alam di NTT saat ini merupakan salah satu perhatian utama Kementan. Dia memerintahkan jajaran Kementan bersama pemerintah daerah untuk menyusun rumusan program yang tepat guna pemulihan produksi padi, jagung dan peternakan mengingat NTT merupakan sentra produksi jagung dan sapi.

"Masalah padi, jagung dan ternak akibat bencana alam ini saya akan hitung dan saya perintahkan dirjen untuk turun cepat menyusun agenda dan program nyata," tuturnya.

Dia menambahkan, Kementan pun tidak hanya membantu pemulihan budidaya padi, jagung dan peternakan, tapi juga bantuan program yang dapat meningkatkan perekononian masyarakat. Setiap rumah yang terdampak bencana alam diberikan bantuan bibit pisang varietas baru dihasilkan Badan Litbang Kementan hingga difasilitasi aspek hilirnya.

"Kami siapkan bibit pisang 100.00 pohon, tanam setiap rumah, hasilnya sangat bagus beda dengan pisang umumnya. Namun yang saya inginkan bukan soal makan pisangnya, tapi hasilnya dikelola dengan home industry. Bikin keripik dalam kemasan yang bagus dan nilai jualnya tinggi," katanya.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2