Korban Longsor Tambang Emas di Kobar Dievakuasi, Polisi Masih Data Penambang

Sigit Dzakwan Pamungkas · Kamis, 19 November 2020 - 19:31:00 WIB
Korban Longsor Tambang Emas di Kobar Dievakuasi, Polisi Masih Data Penambang
Tim SAR menunjukkan lokasi yang diduga tempat penambang emas tertimbun tanah longsor di Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/11/2020). (Foto: Polres Bogor).

KOTAWARINGIN BARAT, iNews.id – Tim SAR gabungan Polres Kotawaringin Barat (Kobar) dan Polsek Aruta, masih mengevakuasi penambang emas liar di Sungai Seribu, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kobar yang tertimbun longsor, Kamis (19/11/2020). Hingga, saat ini belum diketahui berapa jumlah pasti penambang emas liar yang tertimbun.

Kapolsek Arut Utara (Aruta), Ipda Rais Fadillah mengatakan, ada sejumlah pekerja tambang emas ilegal di RT 6, Kelurahan Pangkut yang tertimbun longsoran. “Ya benar saat ini kami masih di lapangan masih proses evakuasi,” ujar Rais melalui pesan singkat Whatsaap, Kamis (29/11/2020) malam. 

Namun kapolsek belum bisa merinci identitas korban, berapa orang yang tertimbun dan kondisi para korban. “Nanti ya belum ada data pasti.”

Diperoleh informasi, peristiwa nahas itu terjadi, Rabu 18 November 2020 sekitar pukul 20.00 WIB. Namun, rekan korban baru bias melaporkan kejadian itu ke aparat desa setempat, Kamis sore. 

Lurah Pangkut, Atan mengatakan, longsor di kawasan penambangan emas ilegal itu terjadi Rabu malam saat hujan deras mengguyur Kelurahan Pangkut.

“Di saat itu juga lobang tambang emas milik saudara Riky longsor dan menimbun lobang yang dibuat para pekerja sedalam 60 meter ke bawah,” ujar Atan dihubungi MNC Media.

Dia mengaku belum bisa memastikan berapa jumlah pekerja yang tertimbun di dalam lobang galian tambang emas tersebut.

“Saat TNI Polri masih di TKP untuk melakukan evakuasi. Kalau jumlah korban belum bisa dipastikan, bisa 8 orang bisa 10 orang. Saat ini masih proses pendataan di lapangan. Nanti saya infokan lagi,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: