Tambang Emas Liar di Kotawaringin Barat Longsor, 10 Orang Lebih Tertimbun

Sigit Dzakwan Pamungkas ยท Kamis, 19 November 2020 - 17:53:00 WIB
Tambang Emas Liar di Kotawaringin Barat Longsor, 10 Orang Lebih Tertimbun
Pencarian pekerja Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) atau Dompeng meninggal tertimbun material lonsor tanah galian. (Foto iNews/Budi Utomo).

KOTAWARINGIN BARAT, iNews.id - Tambang emas ilegal di Sungai Seribu, RT 6, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng longsor. Akibat kejadian itu, 10 orang lebih penambang emas tertimbun. Hingga, Kamis (19/11/2020) sore, belum diketahui nasib ke-10 penambang emas liar itu.

Diperoleh informasi, peristiwa nahas itu terjadi, Rabu 18 November 2020 sekitar pukul 20.00 WIB. Namun, rekan korban baru bias melaporkan kejadian itu ke aparat desa setempat, Kamis sore. 

Lurah Pangkut, Atan mengatakan, longsor di kawasan penambangan emas ilegal itu terjadi Rabu malam saat hujan deras mengguyur Kelurahan Pangkut.

“Di saat itu juga lobang tambang emas milik saudara Riky longsor dan menimbun lobang yang dibuat para pekerja sedalam 60 meter ke bawah,” ujar Atan dihubungi MNC Media.

Dia mengaku belum bisa memastikan berapa jumlah pekerja yang tertimbun di dalam lobang galian tambang emas tersebut.

“Saat TNI Polri masih di TKP untuk melakukan evakuasi. Kalau jumlah korban belum bisa dipastikan, bisa 8 orang bisa 10 orang. Saat ini masih proses pendataan di lapangan. Nanti saya infokan lagi,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki