Kisah Perjuangan Anak Penjual Kerupuk Asongan di Lampu Merah Kendari Jadi Tentara

Kastolani ยท Selasa, 20 April 2021 - 21:03:00 WIB
Kisah Perjuangan Anak Penjual Kerupuk Asongan di Lampu Merah Kendari Jadi Tentara
Baharuddin (21), anak penjual kerupuk asongan di lampu merah di Kota Kendari, Sultra, yang berhasil lulus seleksi Calon Tamtama Prajurit Karir (Cata PK) TNI AD Gelombang I TA 2021. (Foto: Istimewa)

KENDARI, iNews.id - Anak penjual kerupuk asongan di lampu merah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil lulus seleksi Calon Tamtama Prajurit Karir (Cata PK) TNI AD Gelombang I TA 2021. Kisah perjuangan Baharuddin (21), yang tanpa kenal lelah dan berusaha untuk mengangkat martabat dan derajat keluarga menjadi inspirasi bagi generasi muda.  

Plh Kapenrem 143/HO Letda Inf Rusmin Ismail menjelaskan, Baharudin merupakan salah satu dari 142 orang pemuda Sultra yang diberangkatkan ke Makassar untuk mengikuti seleksi tingkat pusat Cata PK TNI AD Gelombang I TA 2021.

"Setelah mengikuti rangkaian seleksi hampir 12 hari, Baharudin dan 88 orang lainnya dinyatakan lulus untuk mengikuti pendidikan Sekolah Calon Tamtama (Secata PK) di Rindam XIV/Hsn," kata Rusmin di Kendari, Selasa (20/4/2021).

Perjuangan Baharuddin yang merupakan lulusan SMA Kartika XX-2 Kendari menjadi prajurit tidak lah semudah itu. Sebelum tahun ini, Baharuddin juga sudah pernah mencoba ikut seleksi tahun 2020 lalu.

"Pada tahun 2020, yang bersangkutan berhasil mencapai tingkat pusat di Makassar. Namun karena belum maksimal, dia harus pulang," kata Rusmin.

Belajar dari kegagalannya tersebut, akhirnya putra pasangan La Halia (49) dan Wa Ode Bia (47) ini berhasil mempersiapkan diri lebih baik. Tahun ini, dia berhasil lolos untuk mengikuti pendidikan di Rindam XIV/Hsn. 

"Ini tidak saja menggambarkan perjuangan tanpa lelah. Keberhasilannya ini membuka harapan Baharudin untuk mengangkat martabat dan derajat keluarganya," kata Rusmin.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2 3