Kisah Heroik Perwira Kopassus Mayor Atang Gugur Usai Kibarkan Merah Putih

Sindonews, Sucipto ยท Senin, 26 Juli 2021 - 16:48:00 WIB
Kisah Heroik Perwira Kopassus Mayor Atang Gugur Usai Kibarkan Merah Putih
Pasukan Korps Baret Merah atau Kopassus. (Foto: Penkopassus).

JAKARTA, iNews.idKisah heroik dilakukan perwira Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Letnan Kolonel Inf (Anumerta) Atang Sutresna.
Pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat 22 Agustus 1943 ini gugur ditembak pasukan Fretilin sesaat setelah mengibarkan Bendera Merah Putih

Peristiwa itu terjadi di Kantor Gubernur Timor Portugis di Dili, Timor Tumur (Timor Leset) dalam Operasi Seroja pada 7 Desember 1975.

Dikutip dari buku “Letjen (Purn) Soegito: Bakti Seorang Prajurit Stoottroepen”, abituren Akademi Militer Nasional (AMN) 1965 yang kini bernama Akademi Militer (Akmil) harus kehilangan nyawanya saat kontak tembak merebut Kota Dili dari tangan Fretilin. 

Atang yang saat itu masih berpangkat Mayor diterjunkan bersama 35 prajurit Yonif Linud 501 Kostrad. Bersama 19 prajurit Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha) yang kini bernama Kopassus, Mayor Atang ditugaskan merebut sejumlah lokasi strategis. Di antaranya, kantor gubernur, lapangan terbang dan pelabuhan.

Sebagai Komandan Detasemen Tempur (Dandenpur) I Nanggala V Grup 1 Kopassandha Mayor Atang juga mendapat tugas tambahan yakni membantu mengamankan prajurit Korps Marinir yang akan mendarat melalui jalur laut dan mengibarkan bendera Merah Putih untuk memberi tanda lokasi yang sudah direbut dari tangan musuh.

Tepat tanggal 7 Desember 1975, menjelang subuh seluruh pasukan diterjunkan dari pesawat C-130 Hercules. Nahas, belum sempat mendarat, pasukan Fretilin menghujani pasukan Mayor Atang dengan tembakan membabi buta. Akibatnya, beberapa prajurit tewas terkena peluru saat payung masih mengembang di udara.

Setelah mencapai darat, Mayor Atang bersama dua anggotanya yakni, Koptu Sugeng dan Koptu Suhar bergerak maju untuk merebut tempat-tempat strategis. Di bawah hujan tembakan musuh, Mayor Atang kemudian meminta kedua anggotanya untuk mengibarkan bendera Merah Putih.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2 3