Kecelakaan Maut Yamaha NMax Tabrak Mio di Mataram, 1 Pemotor Tewas Terbakar

Harikasidi · Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:28 WIB
Kecelakaan Maut Yamaha NMax Tabrak Mio di Mataram, 1 Pemotor Tewas Terbakar
Kondisi Yamaha NMax hangus terbakar setelah bersenggolan dengan motor Mio dan menabrak pohon. (Foto: iNews/Harikasidi)

MATARAM, iNews.id – Pengendara Yamaha NMax berinisial RD tewas mengenaskan setelah betabrakan dengan premotor Yamaha Mio di Jalan Gora Sindu, Kota Mataram, Selasa (4/8/2020) malam.

Korban yang merupakan warga Lombok Utara itu tewas mengenaskan di lokasi dengan kondisi hangus terbakar bersama sepeda motornya. Sedangkan pemotor Mio, Dintakan Selamatan hanya menderita luka lecet di bagian lengan.

Diperoleh informasi, kecelakaan maut itu terjadi setelah kedua pengendara motor yang dating dari arah berlawanan bersenggolan. Nahas, pengendara motor NMax diduga hilang kesimbangan hingga menabrak pohon di pinggir jalan.

Tak lama kemudian, muncul api dan langsung membakar motor NMax. Nahas, premotor NMax berinisial RD ikut terbakar hingga tewas di lokasi kejadian.

Kasatlantas Poleresta Mataram, AKP Radiya Suharta mengatakan, sebelum ditemukan tewas premotor tersebut sempat berteriak minta tolong. “Saki mata mendengar suara ledakan sebelum motor terbakar. Saksi juga dengar suara orang minta tolong,” katanya, Rabu (5/8/2020).

AKP Radiya mengungkapkan, kecelakaan maut itu terjadi diduga dipicu karena kondisi jalan yang sepi dan gelap. Sehingga pengendra yang sedang melaju kencang tidak bisa mengendalikan kendaraannya.

“Peristiwa lakalantas ini terjadi di malam hari dan saat kejadian kondisinya sepi. Pertolongan yang diberikan oleh warga menggunakan alat seadanya untuk berusaha memadamkan kobaran api,” katanya.

Akibat kejadian itu, kata dia, pengendara NMax berinisial RD tewas seketika di tempat dengan kondisi terbakar. Sementara pengendara sepeda motor Yamaha Mio, Dintakan Selamatan  hanya menderita luka lecet di bagian lengan.

Jenazah korban RD yang terbakar bersama sepeda mogtornya sudah diserahkan polisi kepada keluarganya di Kabupaten Lombok Utara untuk dimakamkan.


Editor : Kastolani Marzuki