Kebakaran Hotel Novita di Jambi Membesar, Ratusan Tamu Telantar
JAMBI, iNews.id – Kobaran api yang membakar gedung Hotel Novita di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Pasar Kota, Jambi, sejak Senin pagi (9/4/2018), terus membesar hingga sore. Ratusan tamu dan pengunjung hotel masih telantar setelah mereka dievakuasi ke sebuah masjid. Para tamu belum mendapat kepastian soal nasib mereka.
Salah seorang tamu hotel, Wulan mengatakan, saat ini dia masih harus berada di lokasi evakuasi menunggu manajemen hotel memberikan kepastian untuk dipindahkan ke hotel lain. Kebakaran membuat para tamu hotel panik dan berhamburan keluar dari hotel untuk menyelamatkan diri. Para pengunjung berhasil selamat dari lokasi kebakaran meskipun harus batal mengikuti kegiatan yang akan berlangsung di Hotel Novita.
"Awalnya teman saya yang teriak. Kami menginap di lantai enam. Begitu mendapat informasi soal kebakaran hotel, kami langsung turun untuk menyelamatkan diri," kata Wulan.
Dari pantauan iNews, kepulan asap tebal disertai kobaran api, terus membesar di lantai empat gedung Hotel Novita. Api menjalar ke sejumlah ruangan hingga ke lantai paling atas gedung berlantai 12 itu. Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Polda Jambi, dan Basarnas, masih terus berupaya memadamkan api. Namun, pemadaman kebakaran terkendala karena terbatasnya peralatan untuk menjangkau gedung yang memiliki ketinggian hingga lebih dari 50 meter.
Peristiwa kebakaran hebat melanda hotel berbintang di Kota Jambi tersebut membuat para warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kebakaran. Petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan api yang hingga Senin sore terus menjalan ke lantai 12. Hingga berita ini diturunkan, kerugian yang disebabkan kebakaran belum diketahui. Pengelola hotel juga belum memberikan keterangan.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS sebelumnya telah menginstruksikan para personel untuk membantu upaya pemadaman api yang terus membesar. "Kami masih menunggu api dipadamkan. Setelah itu, kami akan menerjunkan Tim Labfor untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran," ujar Brigjen Pol Muchlis AS.
Dia menambahkan, kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun, ada beberapa pengunjung hotel harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak napas akibat kekurangan oksigen.
Editor: Maria Christina