Hotel Novita di Jambi Terbakar, Banyak Korban Alami Sesak Napas
JAMBI, iNews.id - Kebakaran melanda Hotel Novita yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, Senin sekitar pukul 06.00 WIB. Api diduga berasal dari lantai empat bangunan tersebut dan hingga pukul 10.00 WIB, api belum bisa dipadamkan oleh petugas gabungan dari Dinas Kebakaran, TNI dan kepolisian.
Atas kejadian itu, tiga orang tamu hotel dan karyawan menjadi korban. Mereka mengalami sesak napas akibat kekurangan oksigen karena terjebak dalam gedung hotel yang terbakar. Sejumlah pengunjung hotel yang terluka pun langsung menjalani perawatan medis.
Pantauan iNews, api terus menjalar dan membakar ruangan di hotel tersebut dan sudah puluhan mobil dari Damkar Kota Jambi, dibantu water canon milik Polda Jambi mencoba memadamkan api tersebut. Namun api terus membakar ruangan lainnya dan kaca dinding hotel tersebut pecah akibat panas.
Kebakaran pada bangunan hotel yang memiliki 10 lantai itu sulit dijinakkan. Meski terus coba dikendalikan, namun api masih saja terus membakar satu per satu ruangan dan kamar yang ada di hotel tersebut. Di lokasi, kebakaran juga menyita perhatian ratusan warga sekitar yang menonton peristiwa tersebut.
Sementara itu, para pengunjung dan karyawan Hotel Novita tersebut semuanya sudah dievakuasi oleh pihak manajemen hotel dan keamanan ke tempat yang lebih aman. Belum dapat diketahui berapa besar kerugian akibat terbakarnya Hotel Novita Jambi tersebut, namun diperkirakan kerugian mencapai miliaran rupiah karena api belum bisa dipadamkan sudah hampir lima jam.
Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS tampak ikut memantau perkembangan di lokasi kebakaran. Dia menginstruksikan para pesonel untuk membantu upaya pemadaman api yang terus membesar.
"Kami masih menunggu api dipadamkan dan setelah itu akan menerjunkan tim Labfor untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran," ujar Brigjen Pol Muchlis As.
Dia melanjutkan, peristiwa kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun ada beberapa pengunjung hotel harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak nafas akibat kekurangan oksigen. Api yang pertama kali muncul di lantai empat lantai pusat kebugaran seperti ruangan gym, sauna, dan sebagainya.
"Sementara belum ada (korban jiwa), mudah-mudahan tidak ada. Beberapa pengunjung yang sesak napas sudah mendapat perawatan," tuturnya.
Editor: Donald Karouw