get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Hebat Pabrik Furnitur di Jepara, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Kebakaran Hebat Landa Pasar Wakuru Muna, 70 Los dan Lapak Ludes Dilalap Api

Rabu, 07 Januari 2026 - 15:58:00 WIB
Kebakaran Hebat Landa Pasar Wakuru Muna, 70 Los dan Lapak Ludes Dilalap Api
Kebakaran melanda Pasar Wakuru, Kabupaten Muna, Selasa (6/1/2026) malam. Kejadian itu mengakibatkan 70 lapak usaha pedagang ludes dilalap api. (Foto: iNews)

MUNA, iNews.idKebakaran hebat melanda Pasar Wakuru, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebanyak 70 tempat usaha yang terdiri atas 40 los dan 30 lapak pedagang ludes dilalap api, Selasa (6/1/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi di Desa Matano Oe, Kecamatan Tongkuno ini meninggalkan duka mendalam bagi para pedagang yang harus kehilangan mata pencaharian dalam sekejap.

Diperoleh informasi, api mulai terlihat berkobar sekitar pukul 22.00 WITA. Kondisi bangunan pasar yang didominasi oleh material kayu dan papan membuat api merambat dengan sangat cepat. Para pedagang yang berada di lokasi tampak histeris saat melihat barang dagangan mereka hangus tak tersisa. 

Minimnya peralatan pemadam di lokasi membuat api dalam sekejap menghanguskan seluruh isi bangunan semi permanen tersebut.

Insiden ini memicu kekecewaan mendalam bagi para pedagang. Mereka mengeluhkan lambatnya kedatangan armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Kekecewaan ini bukan tanpa alasan, pasalnya Pasar Wakuru tercatat sudah mengalami kebakaran sebanyak empat kali dalam beberapa tahun terakhir. 

"Kami sangat kecewa karena armada pemadam sangat lambat tiba. Padahal kebakaran di pasar ini bukan yang pertama kalinya," ujar Lambangi, salah seorang pedagang setempat, Rabu (7/1/2026).

Kapolsek Tongkuno, Ipda Munardin mengatakan, Tim Inafis Polres Muna telah berada di lokasi untuk mengamankan area dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kami masih mendalami penyebab pasti kebakaran. Namun, material bangunan yang semi permanen memang sangat mempercepat rambatan api sehingga sulit dikendalikan secara manual," kata Ipda Munardin.

Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini, dampak ekonomi yang ditimbulkan sangat besar. Total kerugian materiil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Kini, para pedagang hanya bisa berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, baik untuk bantuan modal usaha maupun penyediaan armada pemadam kebakaran yang lebih sigap di wilayah Kecamatan Tongkuno agar kejadian serupa tidak terus terulang.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut