get app
inews
Aa Text
Read Next : Ledakan Pipa Gas PT TGI di Inhil Riau Padam usai Pemadaman 13 Jam

Kebakaran akibat Kebocoran Pipa Gas TGI di Inhil Padam, Perbaikan Ditarget Rampung 5 Hari

Sabtu, 03 Januari 2026 - 13:45:00 WIB
Kebakaran akibat Kebocoran Pipa Gas TGI di Inhil Padam, Perbaikan Ditarget Rampung 5 Hari
Suasana TKP saat kebakaran akibat kebocoran pipa gas PT TGI di Indragiri Hilir, Riau. (Foto: iNews TV)

JAKARTA, iNews.id - Kebakaran akibat kebocoran pipa gas PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau telah ditangani secara intensif. Seluruh section valve terdekat ditutup pada Jumat malam dan api di sekitar pipa terdampak dipastikan padam sepenuhnya pada Sabtu (3/1/2026) pukul 05.35 WIB (3/1/2026).

Pemadaman dilakukan setelah petugas gabungan dan tim teknis TGI bekerja sepanjang malam untuk mengamankan jaringan pipa gas yang mengalami kebocoran.

Corporate Secretary PT Transportasi Gas Indonesia Emil Ismail menegaskan kebocoran pipa gas ini ditangani dengan mengedepankan keselamatan masyarakat serta pengamanan lokasi kejadian.

“Prioritas utama perusahaan adalah memastikan pengamanan lokasi dan keselamatan masyarakat serta melakukan pemulihan operasional secepatnya. Seluruh tahapan penanganan dilakukan mengikuti standar HSSE oleh personel yang kompeten,” ujar Emil, Sabtu (3/1/2026).

Dalam insiden tersebut, dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun, delapan warga dilaporkan mengalami luka bakar ringan. Seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis dan kini sudah kembali ke rumah masing-masing.

Selain itu, TGI juga menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkan akibat kebocoran pipa gas, termasuk terhadap sejumlah aset milik warga sekitar yang terdampak.

“Saat ini perusahaan fokus pada upaya perbaikan pipa yang diperkirakan memakan waktu maksimal 5 hari ke depan, dan dilakukan monitoring tekanan gas kepada shipper dan buyer di Grissik-Duri,” katanya.

TGI juga memastikan langkah-langkah mitigasi terus dilakukan untuk meminimalkan dampak lingkungan. Koordinasi dengan pihak terkait, termasuk aparat dan pemerintah setempat, terus dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut