Kasus Investasi Bodong, Siswi SMA di Bengkulu Utara Menghilang usai Tipu Korban Rp2,6 Miliar

Ismail Yugo ยท Rabu, 24 Maret 2021 - 19:36:00 WIB
Kasus Investasi Bodong, Siswi SMA di Bengkulu Utara Menghilang usai Tipu Korban Rp2,6 Miliar
Siswi SMA di Bengkulu Utara sudah tiga pekan tidak sekolah setelah kasus investasi bodong mencuat. (Foto: MNC Portal/Ismail Yugo)

BENGKULU, iNews.idSiswi SMA di Kabupaten Bengkulu Utara berinisial DS (18) diduga telah menipu ratusan korban dengan total kerugian mencapai Rp2,6 miliar. Setelah kasus dugaan penipuan investasi bodong yang dijalankan enam bulan lalu, siswi kelas 3 SMA itu menghilang dan tidak diketahui keberadaannya. 

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Anton Setyo Hartanto mengatakan, masih mendalami dugaan investasi bodong yang dilakukan pelaku DS hingga membuat ratusan korban rugian miliaran rupiah. 

“Kami berjanji menindaklanjuti semua laporan resmi yang masuk,” katanya, Rabu (24/3/2021). 

Kapolres juga mengimbau warga untuk lebih berhati-hati menyikapi berbagai bentuk investasi terutama di masa pandemi Covid-19. “Situasi ini dimanfaatkan sejumlah oknum untuk mencari keutungan pribadi,” ucapnya.

Sejak kasusnya mencuat, keluarga mengaku tak mengetahui keberadaan DS.

Orang tua DS mengungkapkan, hingga saat ini pihak keluarga tidak mengetahui keberadaan putrinya. Pihak keluarga juga tak mengetahui banyak perihal investasi yang dijalankan remaja tersebut.

Meski demikian, pihak keluarga mengakui jika sejumlah rekan DS sempat mendatangi kediamannya untuk meminta pertanggungjawaban atas investasi yang dijalankan DS sejak 6 bulan lalu.

"Kalo ada masalah ya silakan tempuh jalur hukum, kami akan ikuti proses hukumnya. DS tidak sendiri, ada lima admin dibawahnya. Iya, ada yang menyita harta kami. Infonya tidak seperti yang menyebar," ujar Oktaviani, salah satu kerabat DS.

Pihak keluarga meyakinkan, gaya hidup DS di media sosial yang terkesan tinggi bukan dari hasil bisnis investasi yang dijalankan. Kendaraan yang digunakan DS merupakan pembelian milik orang tuannya yang diatasnamakan putrinya sendiri.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: