Kapolri Naikkan Pangkat Ipda Uji Siswanto yang Gugur saat Lerai Warga di Sumbawa

Irfan Ma'ruf · Kamis, 16 Juli 2020 - 11:02:00 WIB
Kapolri Naikkan Pangkat Ipda Uji Siswanto yang Gugur saat Lerai Warga di Sumbawa
Kapolri Jenderal Idham Azis. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan kenaikan pangkat luar biasa sebagai bentuk penghormatan kepada Ipda Uji Siswanto yang meninggal dunia karena dianiaya saat melerai permasalahan warga di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat ini pangkat kanit Reskrim Polsek Utan itu menjadi Iptu Anumerta.

Kenaikan pangkat itu disampaikan langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal saat mengunjungi kediaman almarhum Iptu Anumerta Uji Siswanto. Dalam kesempatan itu, mantan kadiv Humas Polri ini menyampaikan penghargaan dan penghormatan dari Polri, dalam hal ini Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis.

“Karena almarhum gugur dalam tugasnya, maka dinaikkan pangkat setingkat lebih tinggi,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (15/7/2020).

Kapolda NTB langsung bertemu dengan istri dan ketiga anak almarhum. Dia pun menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang menimpa Iptu Anumerta Uji Siswanto.

Dia juga mengatakan, Polda NTB bangga lantaran almarhum merupakan salah satu Bhayangkara terbaik di Polri, khususnya di NTB.

“Saya menyampaikan belasungkawa, ini sudah ketetapan Allah. Almarhum ditetapkan Allah diambil dalam kondisi terhormat, gugur dalam tugas melindungi masyarakat. Semoga husnul khotimah,” kata Iqbal.

Dia menyampaikan kepada istri dan anak almarhum untuk menjadikan dirinya serta keluarga besar Polda NTB sebagai pengganti almarhum. Untuk itu, istri almarhum diminta tak sungkan mengomunikasikan jika membutuhkan sesuatu.

Sebelumnya, pada Jumat, 10 Juli 2020, pelaku SH alias Bim melakukan penganiayaan yang mengakibatkan Kanit Reskrim Polsek Utan, Ipda Uji Siswanto meninggal dunia. Saat itu, korban melerai permasalahan atas laporan seorang warga pada pelaku. Namun, saat korban berbalik, pelaku menyerang korban dengan senjata tajam hingga meninggal dunia.

Editor : Maria Christina