Kapal Kargo KM Yuliner Terbakar di Perairan Talaga, 4 Orang Hilang dan 1 Tewas

Antara ยท Rabu, 16 September 2020 - 01:30:00 WIB
Kapal Kargo KM Yuliner Terbakar di Perairan Talaga, 4 Orang Hilang dan 1 Tewas
SAR Kendari yang masih mencari empat korban kapal KM Yuliner yang terbakar di Perairan Talaga, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. (Foto: ANTARA/HO-Humas Basarnas)

KENDARI, iNews.id - Kapal kargo KM Yuliner 05 bermuatan semen terbakar di perairan Talaga, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Dalam peristiwa ini, empat awak kapal hilang, satu orang tewas dan seorang berhasil selamat. 

Basarnas Kendari menyebutkan, awalnya menerima informasi kecelakaan laut musibah kapal terbakar pada Selasa (15/9/2020) pukul 13:48 Wita. Selanjutnya tim rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan dengan menggunakan armada rubber boat 210 menuju lokasi kecelakaan.

Tim penyelamat menempuh jarak 19 nautical mile dari Dermaga Pelabuhan Murhum, Kota Baubau untuk ke titik lokasi KM Yuliner bertonase 97 GT yang terbakar dalam pelayaran dari Pangkajene Kepulauan (Sulsel) tujuan Pulau Binongko, Kabupaten Wakatobi. Kontak terakhir dengan pemilik kapal yakni pada Sabtu (12/9/2020) dini hari.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi mengatakan, identitas korban yang ditemukan meninggal dunia bernama Jawade (35) laki-laki asal Kabupaten Bone, Sulsel. Sementara korban yang masih dalam pencarian yakni Dausi (50), Angga (35), Sarif (20) dan Musa (50) nakhoda kapal. Keempatnya merupakan warga Bone.

"Untuk korban yang selamat atas nama Halin, laki-laki usia 38 tahun warga Maluku," ujar Aris, Selasa (15/9/2020) malam.

Dia mengungkapkan, kedua korban selamat dan meninggal ditemukan nelayan pada posisi 3 nautical mile sebelah selatan Pulau Talaga Besar, Senin (14/9/2020) malam. Keduanya kemudian dievakuasi ke Pulau Sagori, Kecamatan Kabaena.

"Operasi pencarian terhadap sisa empat orang penumpang kapal KM Yuliner 05 hari ini dihentikan sementara. Operasi SAR akan dilanjutkan besok pagi pada pukul 06.00 Wita. Kapal RB 210 saat ini sandar di Dermaga Siompu," ujar Aris.


Editor : Donald Karouw