Ibu Kandung Rangga, Korban Pemerkosaan Dilarikan ke RSU Cut Mutia Kota Langsa

Muhammad Maulidin · Senin, 19 Oktober 2020 - 16:39:00 WIB
Ibu Kandung Rangga, Korban Pemerkosaan Dilarikan ke RSU Cut Mutia Kota Langsa
Ambulans mengantarkan pasien ke RSU Cut Mutia Langsa. ND, ibu kandung Rangga (10), dirawat kembali di rumah sakit karena luka yang dialaminya saat dibacok pelaku pemerkosaan. (Foto: iNews/Muhammad Maulidin)

LANGSA, iNews.id – Ibu kandung Rangga (10), korban pemerkosaan di Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, kembali dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Mutia Langsa. Korban dirawat kembali sejak Jumat (16/10/2020) karena luka di tangan kanannya bekas bacokan dengan golok oleh pelaku pemerkosaan Samsul Bahri (41), infeksi.

Korban DN (26) sebelumnya diperkosa di rumah gubuk tak layak huni di Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun. Putranya Rangga tewas karena dibacok, saat mencoba menyelamatkan DN yang akan diperkosa pelaku Samsul Bahri (41).

Korban DN yang berhasil lolos dan selamat dari cengkeraman pelaku Samsul Bahri sempat dirawat sebentar di Puskesmas Birem Bayeun. Dia lalu dirujuk ke RSU Kota Langsa untuk menjalani perawatan intensif.

Setelah kondisinya membaik, korban DN dibawa pulang ke rumah abang iparnya atau abang kandung suaminya di Kecamatan Birem Bayeun. Beberapa hari di rumah, DN dibawa lagi ke RSU Cut Mutia Kota Langsa didampingi suaminya AY dan pihak PPA Aceh Timur karena luka di tangan kanannya infeksi.

Dokter RSU Cut Mutia Kota Langsa, Raja Raharja M Purba mengatakan, DN dirawat kembali karena tangan kanannya sudah infeksi. DN harus dirawat lagi agar lukanya tidak semakin parah. Namun, saat ini, kondisi ibu kandung Rangga itu sudah membaik.

“Tangan kanan DN sudah infeksi. Kami sudah obati luka yang ada di tangan kanannya. Kondisi DN sudah stabil dan didampingi oleh Divisi Kebidanan untuk dirawat lebih lanjut di Rumah Sakit Cut Mutia,” kata Dokter Raja Raharja M Purba.

Diketahui, DN diperkosa oleh pelaku Samsul Bahri pada Sabtu (10/10/2020) dini hari. Putra DN, Rangga (10), yang masih duduk di bangku SD, mencoba melawan pelaku agar tidak memerkosa ibunya.

DN sudah menyuruh Rangga lari, tapi Rangga justru berteriak agar tidak memerkosa ibunya. Saat itulah Rangga dibacok pelaku hingga tewas bersimbah darah. Mayatnya lalu dibuang ke sungai. Pelaku kemudian ditangkap Polres Langsa pada Minggu (11/10/2020), namun tewas di sel tahanannya, Minggu (18/10/2020). Warga Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, ini dilaporkan tewas karena sesak napas.

Editor : Maria Christina