GOR Saburai Bandarlampung Terbakar, Diduga Ulah Orang dengan Gangguan Jiwa

Andres Afandi, Antara ยท Selasa, 15 September 2020 - 18:25 WIB
GOR Saburai Bandarlampung Terbakar, Diduga Ulah Orang dengan Gangguan Jiwa
Sebagian gedung baru GOR Saburai yang hangus terbakar, Selasa (15/9/2020). (Foto: Antara)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Gelanggang Olah Raga (GOR) Saburai, Kecamatan Enggal Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, terbakar, Selasa (15/9/2020). Kebakaran diduga disebabkan oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang menyalakan api di sekitar gedung tersebut.

Kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan satu jam kemudian. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung mengerahkan tujuh mobil pemadam dengan total 30 personel untuk memadamkan api.

Salah satu Staf Ikatan Motor Indonesia (IMI) Lampung yang berkantor di Gedung GOR Saburai, Galih (32) mengatakan, saat kembali ke kantor itu sekitar pukul 15.00 WIB, dirinya melihat ODGJ duduk di bawah gedung yang terbakar. Dirinya baru mengetahui ada kebakaran setelah ada orang dari luar berteriak-teriak kebakaran.

"Saya lihat memang ada ODGJ di situ tapi saat itu belum terjadi kebakaran. Jadi ada orang dengan motor beat merah berteriak kebakaran, kebakaran. Saya kemudian langsung ke luar kantor dan ternyata api sudah besar," katanya.

Dia pun mengungkapkan, ODGJ tersebut memang sejak Selasa pagi terlihat ingin menghidupkan api di sekitar GOR Saburai dengan sampah yang dia kumpulkan. Namun, pekerja di GOR yang mengetahu aksinya langsung mengusir ODGJ itu.

"Kalau melihat langsung ODGJ itu membakar ya tidak lihat, tapi memang orang gila itu mencoba main bakar-bakaran dengan sampah yang dikumpulkan dan langsung diusir oleh orang kantor," katanya.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Bandarlampung M Rizki mengatakan pihaknya mengetahui ada kebakaran di GOR Saburai dari laporan masyarakat pukul 15.00 WIB. Bangunan yang terbakar merupakan bangunan baru dan di sana banyak tumpukan kayu.

"Api sudah padam sekitar pukul 16.00 WIB setelah BPBD mengerahkan tujuh mobil pemadam kebakaran dan 30 personel BPBD. Terkait adanya informasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membakar, kami belum bisa pastikan," katanya.


Editor : Maria Christina