Gempa Bumi M5,1 Sumba Barat Terasa hingga Dompu, Begini Penjelasan BMKG

Donald Karouw · Senin, 05 Oktober 2020 - 11:48:00 WIB
Gempa Bumi M5,1 Sumba Barat Terasa hingga Dompu, Begini Penjelasan BMKG
Ilustrasi gempa bumi. (Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Wilayah Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang gempa bumi tektonik dan terasa hingga Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (5/10/2020), pukul 10.07.49 WIB. Hasil analisis Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update Magnitudo 5 dari sebelumnya M5,1.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,81 Lintang Selatan (LS) dan 119,41 Bujur Timur (BT). Lokasi gempa tepatnya di laut, pada jarak 19 kilometer (km) arah Selatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT, pada kedalaman 65 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis menengah akibat adanya deformasi kerak benua dasar laut.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan oblique dominan turun atau oblique normal fault," kata Rahmat dalam siaran pers, Senin (5/10/2020).

Getaran gempa bumi ini dirasakan di daerah di Waibakul dalam skala intenitas IV MMI. Dalam skala ini, bila gempa terjadi pada siang hari, dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Sementara di Tambolaka, Waitabula, dan Waingapu dirasakan dalam skala III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), getaran gempa bumi dirasakan dalam skala II MMI. Artinya, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujarnya.

Rahmat mengatakan, hingga Senin pukul 10.30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan ada satu aktivitas gempa bumi susulan dengan Magnitudo 3,4.

BMKG merekomendasikan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke rumah.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," kata Rahmat.

Editor : Maria Christina