Fokus Pulihkan Psikis Korban Prostitusi, PPA Kota Jambi: Ada yang Malu Masuk Sekolah

Azhari Sultan · Kamis, 06 Januari 2022 - 09:50:00 WIB
Fokus Pulihkan Psikis Korban Prostitusi, PPA Kota Jambi: Ada yang Malu Masuk Sekolah
Ilustrasi prostitusi. (Foto: Okezone)

Selain itu, sambungnya, ada empat orang sudah diperiksa kesehatannya dan tidak ditemukan gejala HIV/AID dan penyakit kanker. 

"Alhamdulillah setelah diperiksa kesehatannya, mereka negatif semua," ujarnya 

Dia juga mengatakan, bahwa sebagian besar korban ini berlatar belakang keluarganya tergolong broken home. Di samping itu, para anak itu diiming-imingi mendapatkan uang yang banyak.

"Ya namanya anak belum berpikiran matang. Ada juga yang dikenalkan di sana. Karena tidak punya ongkos terpaksa melakukannya," kata Rosa. 

Dia menjelaskan, UPTD PPA Kota Jambi menangani kasus ini sejak akhir November tahun 2021. Secara berangsur-angsur korban yang dibantu pemulihan psikisnya, bertambah hingga 8 orang. 

Diberitakan sebelumnya, sekitar 30 anak perempuan asal Jambi menjadi korban perdagangan seksual atau prostitusi online. Para korban berusia 13 sampai 15 tahun. 

Ada empat tersangka yang sudah diamankan polisi, yakni bernama Sudin (52) warga Jakarta, RZ (36) warga Kota Jambi, ARS (15) warga Kota Jambi dan PIS (19). Sudin menjadi pelaku yang memperkosa anak. Dia dikenal sebagai pengusaha tempat hiburan malam dan minuman keras di Jakarta. 

Dalam aksinya, para korban dibawa dengan transportasi darat dan transportasi udara ke Jakarta. Sesampai di sana mereka diperkosa dengan diberikan uang Rp3 hingga Rp3,5 juta. 

Usai digagahi Sudin, para korban dipulangkan ke tempat asalnya. Rata-rata para korban di Jakarta selama tiga hari sebelum pulang ke Jambi.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: