Duh, Puluhan Siswa SMP di Bengkulu Utara Sayat Tangan Demi Konten
Sementara itu, Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Andy Pramudya akan menyelidiki kasus dugaan menyakiti diri sendiri itu.
"Sudah kita cros cek langsung mas, bukan sayatan silet ramai-ramai seperti gengster. Banyak faktor, mengikuti trend kekinian, sebagai tanda," kata AKBP Andy P Wardana.
Polisi, kata dia juga akan menelusuri benda apa yang dipakai para siswa itu untuk melukai tangan mereka.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Utara Fahrudin pun buka suara terkait kejadian ini. Pihaknya akan mendorong apa yang sudah dilakukan sekolah. Salah satunya pendampingan terhadap anak.
"Anak-anak juga sampai saat ini masih sekolah seperti biasa. Namun pendampingan dari orang tua dan bimbingan konseling tetap dilakukan,” kata Fahrudin.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto