get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir di Mandalika Imbas Hujan Ekstrem, Infrastruktur dan Mitigasi Dievaluasi

Dua Minggu Belum Surut, Banjir di Kotim Lebih Parah dari Tahun 2018

Jumat, 10 September 2021 - 13:45:00 WIB
Dua Minggu Belum Surut, Banjir di Kotim Lebih Parah dari Tahun 2018
Seorang bocah bermain air di tengah kepungan banjir yang merendam wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng (Foto: iNews/Normansyah)

Ninuk menyampaikan terima kasih atas bantuan semua pihak, termasuk bantuan masyarakat melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur yang datang menyerahkan bantuan ke kecamatan. 

Pihaknya sedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotawaringin Timur untuk membuka dapur umum. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Kesehatan untuk membatu puskesmas melayani korban banjir yang kini mulai mengeluhkan berbagai penyakit seperti darah tinggi, diare, maag dan gatal-gatal.

"Ini memang perlu kesadaran masyarakat karena pemerintah tidak bisa memaksakan merelokasi perkampungan warga kalau masyarakatnya tidak mau. Selain itu, relokasi ini juga perlu dukungan Kementerian Sosial karena biayanya besar," kata Ninuk.

Sementara itu Ketua PWI Kotawaringin Timur Andri Rizky Agustian mengatakan, bantuan berupa sembako yang mereka serahkan merupakan hasil sumbangan masyarakat yang terdiri dari kalangan aparatus sipil negara maupun masyarakat umum.

Ini merupakan bentuk keprihatinan bersama untuk membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah banjir. Saat ini korban banjir memerlukan bantuan semua pihak agar mereka bisa bertahan menghadapi cobaan ini.

"Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat untuk saudara-saudara yang tertimpa musibah banjir ini. Kita juga sama-sama mendoakan semoga banjir segera surut," katanya.

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut