Diduga Terinfeksi Virus Korona, Balita WNA China Diisolasi di RSUP Kandou Manado

Jefry Langi, Antara ยท Selasa, 04 Februari 2020 - 14:17 WIB
Diduga Terinfeksi Virus Korona, Balita WNA China Diisolasi di RSUP Kandou Manado
Kabid Pelayanan Medis (Yanmed) RSUP Prof Dr RD Kandou Handry Takasinsirang menjelaskan penanganan yang telah dilakukan terhadap pasien suspect virus korona, Sabtu (25/1/2020). (Foto: iNews/Jefry Langi)

MANADO, iNews.id – Balita dua tahun enam bulan berkewarganegaraan China diisolasi ke RSUP Kandou Manado, Sulawesi Utara (Sulut) karena mengalami demam dan pilek. Upaya itu dilakukan untuk memastikan kondisi bayi dan mengantisipasi penyebaran virus korona.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut Debie KR Kalalo mengatakan, balita datang ke Manado untuk berwisata bersama kedua orang tuanya. Mereka datang sejak tanggal 21 Januari 2020 lalu.

“Dia (balita) diisolasi bersama dengan kedua orang tuanya. Mereka diisolasi sejak tanggal 3 Februari 2020,” kata Kalalo di Manado, Selasa (4/2/2020).

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, sebut Debie tim medis telah mengambil sampel tenggorokan yang bersangkutan untuk diperiksa di Balitbangkes Kemenkes Jakarta. “Kondisi balita saat masih masih stabil,” ujarnya.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP Kandou dr Hanry Takasenserang menambahkan, kedua orang tua yang menjaga bayi tersebut tetap menjalani prosedur standar ketika diisolasi.

“Mereka diisolasi ke Irina F dan soal sampel sudah kami koordinasikan dengan Dinas Kesehatan sebelum dikirim ke Jakarta,” ujarnya.

Pada pekan sebelumnya, seorang penerjemah maskapai Lion Air diisolasi ke RSUP Kandou setelah mengalami pilek. Petugas medis kemudian mengambil sampel dari tenggorokan selanjutnya dikirim ke Balitbangkes. Setelah diperiksa, hasilnya negatif mengidap virus korona.

RSUP Prof Dr RD Kandou mengimbau agar warga tidak panik saat mendengar ada pasien dalam pengawasan atau suspect virus korona. Warga juga diharapkan lebih memahami gejala-gejala jika seseorang terjangkit virus tersebut.


Editor : Maria Christina