Diduga Putus Cinta, Mantan Napi Kasus Pembunuhan Gantung Diri di Kamar

Sigit Dzakwan Pamungkas · Minggu, 28 Februari 2021 - 22:45:00 WIB
Diduga Putus Cinta, Mantan Napi Kasus Pembunuhan Gantung Diri di Kamar
Ilustrasi. (Foto: Ist)

KOTAWARINGIN TIMUR, iNews.id – Seorang mantan narapidana kasus pembunuhan di Kecamatan Baamang, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ditemukan tewas gantung diri di dalam rumah. 

Jasad korban bernama Irfan (22) yang baru menghirup udara bebas karena program asimilasi Covid-19 beberapa waktu lalu itu ditemukan ibunya sudah tergantung di dalam kamar, Minggu (28/2/2021) pagi.

Kapolsek Baamang AKP Ratno mengatakan, ibu korban yang hendak membangunkan kaget lantaran mendapati anaknya sudah tergantung di kamar.

"Saat dipanggil tidak menyahut. Dipanggil juga tidak dibukakan pintu. Akhirnya ketika pintu kamar didobrak, korban ditemukan dalam posisi gantung diri," kata Kapolsek, Minggu (28/2/2021).

Korban sempat dilarikan ke RSUD Murjani Sampit. Akan tetapi nyawa korban tak tertolong.

Menurut Kapolsek, korban merupakan mantan narapidana Lapas Kelas IIB Sampit yang baru bebas beberapa waktu lalu karena adanya program asimilasi Covid-19.

“Korban merupakan narapidana kasus pembunuhan yang divonis penjara selama 7 tahun. Namun karena adanya program asimilasi, maka napi yang baru menjalani masa kurungan 4 tahun tersebut bebas ketika adanya kebijakan asimilasi akibat Covid-19,” ujarnya. 

Terkait aksi nekat korban, kapolsek mengaku berdasarkan informasi dari sejumlah teman korban, sehari sebelum peristiwa terjadi, korban infonya baru putus dengan sang pacar. 

“Tapi ini masih dugaan. Karena di rumah menurut sang ibu tidak ada masalah apa-apa,” ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki