Demo di Konawe Ricuh, Massa Gunakan Truk Jebol Gerbang Kantor Bupati
Koordinator aksi, Ilham Killing mengatakan bahwa penutupan aktivitas penambangan pasir telah berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari sektor tersebut.
Menurutnya, pemerintah perlu segera mendorong penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB) agar aktivitas penambangan dapat berjalan secara legal dan berkelanjutan.
"Sekarang ekonomi lagi susah, pemerintah itu harus mendukung program-program strategis nasional. Hari ini tertutupnya penambangan pasir, proyek-proyek nasional juga tidak jalan, proyek daerah juga tidak jalan. Oleh karena itu kami datang untuk meminta solusi kepada pemerintah daerah," ujar Ilham.
Setelah menyampaikan orasi, perwakilan massa akhirnya diterima oleh Sekretaris Daerah Konawe untuk melakukan dialog.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe menyatakan akan menindaklanjuti tuntutan masyarakat dengan menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta instansi terkait lainnya.
Demonstrasi akhirnya berakhir setelah tercapai kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan melalui dialog antara perwakilan masyarakat dan pemerintah daerah.
Editor: Kurnia Illahi