Deklarasi Pilkada Damai Bangka Tengah, Ketua Bawaslu RI Ingatkan Paslon Harus Bermartabat

Rachmat Kurniawan ยท Sabtu, 26 September 2020 - 19:30 WIB
Deklarasi Pilkada Damai Bangka Tengah, Ketua Bawaslu RI Ingatkan Paslon Harus Bermartabat
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah Robianto memimpin acara Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2020, Sabtu (26/9/2020). (Foto: iNews/Rachmat Kurniawan)

BANGKA TENGAH, iNews.id - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan meminta kepada para calon bupati dan wakil bupati Bangka Tengah agar dapat mengikuti Pilkada Serentak 2020 secara bermartabat. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Deklarasi Pilkada Damai di Kota Koba, Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (26/9/2020) sore.

"Silakan kepada masing-masing calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Bangka Tengah agar dapat menyampaikan visi misinya kepada masyarakat dengan baik. Kami harapkan para calon dapat mengikuti pilkada dengan cara bermartabat," ujar Abhan, Sabtu (26/9/2020).

Abhan juga mengimbau kepada masing-masing pasangan calon (paslon) memaksimalkan waktu selama 71 hari untuk berkampanye kepada masyarakat. Dalam kegiatan kampanye, setiap paslon harus tetap memperhatikan protokol kesehatan agar tidak sampai menyebabkan penularan Covid-19 lebih luas.

"Maksimalkanlah masa kampanye selama 71 hari ini. Para pasangan calon harus menaati Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 tahun 2020 yang terbaru ini, yakni untuk menaati protokol kesehatan dan tidak diperbolehkan melaksanakan kampanye akbar," katanya.

Acara Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2020 dipimpin Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah Robianto. Kegiatan ini diikuti dua pasangan calon (paslon), yakni Ibnu Saleh - Heri Erfian dan Didit Srigusjaya - Korari Suwondo.

Robianto mengatakan, untuk menyukseskan Pilkada Bangka Tengah, diperlukan komitmen dari para paslon dan semua pihak. Salah satunya lewat deklarasi pilkada damai tersebut.

Dia juga meminta kepada kedua paslon agar dapat menerapkan protokol kesehatan dalam seluruh tahapan Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung dengah pandemi Covid-19.

"Kami harapkan kepada paslon dan seluruh pihak agar dapat menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di pilkada," ujarnya.


Editor : Maria Christina