BPS Catat Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Serang Terus Meningkat
SERANG, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Serang ternilai cukup baik. Antara lain untuk tingkat kemiskinan dan pengangguran terus menurun, dan terjadi peningkatan pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
IPM Kabupaten Serang pada 2025 mencapai 74,10, meningkat 0,82 poin atau 1,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 73,28. Sementara itu, selama 2020-2025, IPM Kabupaten Serang rata-rata meningkat sebesar 0,88 persen per tahun.
Adapun peningkatan IPM Kabupaten Serang 2025 didukung oleh semua dimensi penyusunnya. Terdapat indikator yang mengalami percepatan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu Umur Harapan Hidup sebesar 0,64 persen dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) sebesar 1,90 persen.
Sementara pada 2025, pengeluaran riil per kapita per tahun mencapai 12,06 juta rupiah per tahun. Capaian ini meningkat 298 ribu rupiah atau 2,53 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Llebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020–2024 yang sebesar 2,49 persen per tahun.
Kemudian untuk persentase penduduk miskin pada Maret 2025 sebesar 4,48 persen, menurun 0,03 poin persen terhadap Maret 2024. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 sebanyak 68,51 ribu orang, menurun 0,35 ribu orang terhadap Maret 2024. Kabupaten Serang menempati posisi ke-3 kabupaten/kota dengan persentase penduduk miskin terendah di Provinsi Banten.
Selanjutnya untuk jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Agustus 2025 sebanyak 873,86 ribu orang, naik 16,97 ribu orang dibanding Agustus 2024. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2025 sebesar 8,73 persen, turun sebesar 0,45 persen poin dibanding Agustus 2024.
Secara absolut, sektor lapangan usaha mengalami peningkatan, adalah sektor lapangan usaha pertanian dan jasa dengan kenaikan masing-masing sebanyak 11,97 ribu orang dan 28,79 ribu orang, akan tetapi sektor lapangan usaha industri mengalami penurunan sebanyak 29,65 ribu orang dibanding Agustus 2024.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah berulang kali menyampaikan dan menginstruksikan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menetapkan program prioritas atau quick wins yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Termasuk untuk terus menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
Instruksi tersebut disampaikan bupati saat memimpin rapat dinas yang dirangkaikan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 dan peluncuran aplikasi SIBOSS di Aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Banten pada Selasa, 13 Januari 2026 lalu.
"Saya minta semuanya aktif, tetapkan quick wins, baik di sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pelayanan perizinan, maupun pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Editor: Rizqa Leony Putri