get app
inews
Aa Text
Read Next : Reses di Sikka, Paulus Lobo Dorong Penguatan Pertanian dan UMKM sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Benda Lonjong Diduga Bom Aktif Bikin Geger Warga NTT

Sabtu, 15 Februari 2020 - 19:03:00 WIB
Benda Lonjong Diduga Bom Aktif Bikin Geger Warga NTT
Benda lonjong yang ditemukan warga NTT diduga bom aktif (Stefanus Dile Payong/iNews)

BELU, iNews.id - Warga di Desa Jenilu, Kecamatan Kakulukmesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) digegerkan dengan temuan benda yang diduga sebagai bom. Benda itu berbentuk lonjong mirip torpedo dengan panjang 1,5 meter dan mempunyai diameter 35cm.

Benda diduga bom ini ditemukan oleh seorang warga bernama Atanase Decarmo pada Sabtu, (15/2/2020). Saat itu dirinya sedang mencari kayu bakar.

"Tadi mau cari kayu bakar, terus lihat itu. Rencananya mau dijual," kata Atanase saat ditemui di lokasi.

Atanase menambahkan, usai menemukan benda tersebut, dirinya langsung menghubungi keluarganya agar membantu mengangkat dan menyimpannya di dalam rumah. Namun, benda itu belum sempat dijual lantaran seorang warga melapor ke Kepala Desa.

"Iya katanya tadi lapor ke polisi. Ini mereka datang untuk mengecek," kata dia.

Sementara itu, Wakapolres Belu Kompol Herman Bessie menduga jika barang itu sangat berbahaya.

"Tadi menerima laporan langsung menuju ke sini. Setelah dilihat, kami menduga benda itu sangat berbahaya," kata Bessie.

Bessie menambahkan, dirinya belum mengetahui secara pasti jenis benda tersebut. Nantinya, dia akan meminta Tim Gegana dari Polda NTT untuk memeriksa bendar tersebut.

"Belum diketahui jenisnya. Kami sudah laporkan ke Tim Gegana Polda NTT agar diperiksa lebih lanjut," katanya.

Hingga saat ini, benda diduga bom itu disimpan dan dijaga aparat kepolisian dengan memasang garis polisi.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut