Bawa Dua Plastik Beras Campur Sabu, Perempuan di Sampit Tahun Baruan di Penjara

Antara ยท Selasa, 31 Desember 2019 - 15:11 WIB
Bawa Dua Plastik Beras Campur Sabu, Perempuan di Sampit Tahun Baruan di Penjara
Ilustrasi sabu (Dok/iNews)

SAMPIT, iNews.id - Jajaran Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mengungkap modus baru dalam mengedarkan sabu. Sabu yang dibawa seorang perempuan berinisial SW ini disimpan di dalam kantong kresek berisi beras.

"Ini modus baru bagi kami. Baru kali ini kami menemukan yang seperti ini," ujar Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Mohammad Rommel di Sampit, Selasa (31/12/2019).

Rommel menambahkan, kasus ini terungkap berkat informasi dari masyarakat. Saat itu, polisi menerima laporan jika akan ada pengiriman narkoba jenis sabu. Saat itu pelaku tiba di lokasi, kemudian menerima dua kantong kresek berisi beras sementara pelaku menyerahkan uang Rp6,5 juta kepada orang tersebut.

"Saat hendak meninggalkan lokasi, polisi langsung mengamankan SW. Saat diperiksa, salah satu kantong kresek beras tersebut ternyata berisi narkoba jenis sabu-sabu seberat lima gram yang disembunyikan di dalam beras," jelasnya.

Rommel menambahkan, pelaku ditangkap pada Senin lalu (30/12/2019) di Jalan Hasan Mansyur, Kecamatan Baamang. Saat ditangkap, perempuan ini membawa dua kantong kresek berisi beras dengan isi masing-masing sekitar tiga liter.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku tak tahu jika berasnya tersebut berisi sabu. Menurut dia, beras itu akan dikirim ke Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu.

"Beras dengan harga Rp6,5 juta, itu kan aneh. Seharusnya curiga. Tapi apapun dalihnya, ini terus kami dalami, dari mana asal dan ke mana tujuan pengirimannya," imbuhnya.

Pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Kotawaringin Timur. Polisi sendiri masih mengejar orang yang mengantar beras ke pelaku.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto