Banjir di Aceh Barat Meluas Hingga 11 Kecamatan, Arus Lalu Lintas Lumpuh

Afsah ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 16:01 WIB
Banjir di Aceh Barat Meluas Hingga 11 Kecamatan, Arus Lalu Lintas Lumpuh
Sejumlah pengendara motor terpaksa mendorong kendaraannya yang mogok saat menerjang banjir di jalur lintas Sumatera, Aceh Barat. (Foto: iNews/Afsah)

MEULABOH, iNews.id - Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Barat akibat hujan deras dalam dua hari terakhir terus meluas. Hingga Rabu (29/7/2020) siang, banjir telah menggenangi ribuan rumah warga yang tersebar di 11 kecamatan.

Selain memaksa ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman, banjir juga melumpuhkan jalan lintas provinsi. Warga yang terdampak banjir pun kini mulai kesulitan mendapatkan bahan makanan karena kehabisan stok. Sedangkan bantuan logistik hingga kini belum mereka terima baik dari pemerintah daerah maupun pihak lainnya.

Pantauan iNews, akses jalan utama menjuju Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat masih terendam banjir setinggi 50 cm.

Para pengguna jalan baik roda dua dan roda empat kesulitan melintas.

Meski demikian, tidak sedikit pengendara motor yang nekat menerobos banjir meski harus mengalami mati mesin.

Relawan Tagana, Rusli mengatakan, banjir di Aceh Barat kini sudah meluas hingga menggenangi 11 kecamatan. “Ketinggian air rata-rata mencapai satu meter, namun sebagian warga tetap masih bertahan di rumah untuk menjaga dan menyalamatkan harta benda mereka,” katanya.

Namun, kata dia, ada juga sebagian warga yang rumahnya paling parah terendam banjir seperti di Desa Blangberandang mengungsi tempat lebih aman seperti  ke masjid sambil menunggu bantuan dari pemerintah.

Warga korban banjir, Riska mengaku sejak Selasa sore rumahnya terendam banjir dan hingga kini belum mendapatkan bantuan bahan makanan. “Belum ada (bantuan), apalagi kondisi stok makanan mereka semakin menipis,” katanya.

Sebelumnya banjir yang sempat mengepung tujuh kecamatan. Banjir diperparah dengan tingginya curah hujan di wilayah Aceh Barat. Ke-11 kecamatan terendam banjir yakni, Johan Pahlawan, Kaway XVI Meureubo, Woyla Timur, Arongan Lambalek, Pante Ceureumen, Sungai Mas, Bubon, Woyla Barat, Samatiga, dan Woyla.

Warga berharap adanya bantuan bahan makanan dan air bersih serta tenda tenda darurat mengingat kondisi air terus meningkat.


Editor : Kastolani Marzuki