Ambil Wudu di Sungai Mentaya, Seorang Kakek Disambar Buaya 

Antara · Selasa, 01 Juni 2021 - 16:13:00 WIB
 Ambil Wudu di Sungai Mentaya, Seorang Kakek Disambar Buaya 
Korban sambaran buaya di Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan harus mendapat beberapa jahitan pada luka robek di paha kiri akibat gigitan buaya, Senin (31/5/2021) malam.Foto: Antara

SAMPIT, iNews.id - Seorang warga Desa Jaya Karet, Mentaya Hilir, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng) disambar buaya. Isal (70) tengah mengambil air wudu di Sungai Mentaya dan mengalami luka robek pada paha kaki kiri bagian belakang akibat sambaran hewan predator itu.

Salah seorang kerabat korban, Chandra, menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (31/5/2021). Isal pergi ke sungai untuk mengambil wudu karena mau menjalankan ibadah Sholat Isya.

"Sekitar pukul 19.00 WIB peristiwanya, dia mau mengambil air wudu di sungai, tiba-tiba dari dalam sungai muncul seekor buaya yang langsung menyambar kaki kirinya," kata Chandra, Selasa (1/6/2021).

Kakek Isal berupaya melepaskan kakinya dari gigitan buaya itu. Upaya tersebut berhasil namun Isal menderita luka robek akibat gigitan buaya dan mendapat perawatan di rumah.

"Beliau menderita luka robek di kaki akibat gigitan buaya. Saat ini mendapat perawatan di rumah," katanya.

Kejadian ini membuat geger warga setempat meski selama ini kemunculan buaya bukan hal aneh bagi mereka. Namun, warga bersyukur karena korban selamat.

"Kalau ada kejadian seperti ini lagi, pasti warga semakin berhati-hati saat beraktivitas di sungai. Buaya memang sering muncul," kata Suni, warga lainnya.

Komandan Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah Pos Sampit Muriansyah mengaku baru mendapat informasi terkait kejadian itu. Pihaknya akan ke lokasi kejadian dan menjenguk korban.

Sudah dua kali buaya menyerang manusia di kawasan tersebut pada 2021 ini. Pada Jumat (1/1/2021), sekitar pukul 23.30 WIB, seorang nenek bernama Bahriah (74), warga Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru, Ketapang, menderita putus tangan kiri dan patah kaki kiri setelah buaya besar menerkam tangannya saat dia mencuci tangan, usai buang air besar di pinggir Sungai Mentaya. 

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: