6 Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor Galian di Batang Masumai Merangin Jambi

Nanang Fahrurozi ยท Senin, 23 Desember 2019 - 12:27:00 WIB
6 Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor Galian di Batang Masumai Merangin Jambi
Lokasi tambang yang longsor dan menimbun enam penambang emas ilegal di Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin, Jambi, Senin (23/12/2019). (Foto: iNews/Nanang Fahrurozi)

MERANGIN, iNews.id – Enam pekerja tambang emas ilegal tertimbun longsor galian tambang di Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin, Jambi, sejak Sabtu (21/12/2019). Hingga Senin (23/12/2019), sudah lima penambang yang berhasil dievakuasi dan dalam keadaan meninggal dunia.

Musibah itu terjadi saat para penambang bekerja. Mereka tertimbun di dalam lubang galian tambang yang sedang mereka gali di Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin. Kedalaman galian diperkirakan mencapai 16 meter.

“Ada enam orang yang tertimbun tanah galian. Yang pertama kali ditemukan satu orang kemarin dan dievakuasi masyarakat dalam keadaan meninggal dunia. Kami masih mencari penambang lain,” kata Kepala Basarnas Jambi AKP Ibnu Haris Al Husain, Senin (23/12/2019).

Adapun identitas keenam korban yang tertimbun longsor yakni, Yusuf, warga Desa Pulau Baru. Kemudian, Jegek, Desol, Dedok, Eko, dan Danang, yang kelimanya warga Pati, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Tim Basarnas sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban secara manual karena kondisi tebing yang labil. Tim gabungan Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta TNI-Polri masih berupaya untuk mengevakuasi korban yang tertimbun dengan menurunkan alat berat jenis ekskavator.

“Kami hari ini mengarahkan alat berat. Sebab, dengan kondisi seperti ini, kami kesulitan jika menggunakan cara manual untuk mengevakuasi korban. Langkah-langkah lain, kami mungkin bisa menggunakan cara manual. Tapi, kondisi tebing masih labil, jadi kami harus ektra berhati-hati,” kata Ibnu Haris Al Husain.

Pantauan di lokasi longsor, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi. Tim Basarnas masih siap sedia di lokasi. Sementara warga juga tampak ramai di lokasi kejadian.

Basarnas Jambi belum menentukan batas waktu pencarian para korban. Namun, mereka akan mengupayakan menemukan satu penambang yang masih tertimbun secepatnya.

“Batas waktu secepat mungkin melakukan pencarian dan menemukan korban. Pencarian baru akan kami tutup pada saat korban berhasil ditemukan,” katanya.


Editor : Maria Christina