6 Korban Tewas Tabrakan Speedboat TNI AD dan Kapal Dishut Ditemukan

Ade Sata ยท Senin, 09 Maret 2020 - 20:18 WIB
6 Korban Tewas Tabrakan Speedboat TNI AD dan Kapal Dishut Ditemukan
Tim SAR Gabungan mengevakuasi para korban yang meninggal dalam tabrakan kapal speedboat TNI AD dan kapal longboat Dishut di Sungai Sebangau Palangkaraya, Kalteng, Senin (9/3/2020), Kalteng, Senin (9/3/2020). (Foto: iNews/Ade Sata)

PALANGKARAYA, iNews.idTim SAR gabungan telah menemukan enam penumpang tewas dalam tabrakan kapal speedboat TNI dan kapal longboat Dinas Kehutanan (Dishut) di Sungai Sebangau Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (9/3/2020) malam. Identitas para korban belum diketahui.

Keenam korban tewas ditemukan secara bertahap. Terakhir, ada empat korban ditemukan Senin malam dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan di Sungai Sebangau Palangkaraya. Dua di antara korban berjenis kelamin perempuan dan dua lainnya laki-laki.

Informasi dari Tim SAR gabungan, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi tabrakan. Tim SAR langsung mengevakuasi keempat korban ke mobil ambulans untuk disemayamkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangkaraya.

Sebelumnya tim SAR sebelumnya juga telah mengevakuasi Komandan Kodim (Dandim) 1011/Kuala Kapuas (Klk) Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono SIP.

Tim SAR gabungan menyebutkan, total jumlah penumpang dari kapal speedboat TNI AD yang membawa rombongan Paspampres dan kapal longboat milik Dishut sebanyak 27 penumpang. Diperkirakan, masih ada satu korban meninggal yang belum ditemukan.

Tabrakan antara speedboard milik Dishut yang ditumpangi delapan penumpang dengan speedboat milik TNIA AD berpenumpang sekitar 19 orang terjadi Senin siang. Rombongan hendak mengecek lokasi pengamanan VVIP dalam rangka kunjungan raja dan ratu Belanda pada 12 Maret 2020 mendatang.

Komandan Paspampres (Danpaspampers) Mayjen TNI Maruli Simanjuntak sebelumnya mengatakan, belum bisa memaparkan kronologi insiden tersebut. Dia juga memastikan semua anggota Paspampres selamat.

"Ya lagi didata, kecelakaan tabrakan perahu. Kita belum tahu bagaimana kejadiannya, tapi yang perahu kita dari 18 orang yang Paspampres selamat semua yang lain belum," katanya.


Editor : Maria Christina