3 Pelaku Illegal Logging di Jambi Ditangkap di Sumsel

Azhari Sultan ยท Senin, 07 Juni 2021 - 15:36:00 WIB
3 Pelaku Illegal Logging di Jambi Ditangkap di Sumsel
Tiga orang pelaku pembalakan liar di hutan Jambi berhasil ditangkap di daerah Sumsel. Aparat bersama instansi terkait membangun pos pada wilayah-wilayah perbatasan Jambi-Palembang untuk mencegah terjadinya karhutla. Foto: iNews.id/Azhari Sultan

JAMBI, iNews.id - Tiga orang tersangka pembalakan liar (illegal logging) di kawasan Petaling, Kabupaten Muarojambi, Jambi, kali ini tidak berkutik lagi. Pasalnya, tim Ditreskrimsus Polda Jambi bersama Polres Muarojambi berhasil meringkus ketiganya saat menggelar patroli skala besar bersama stakeholder terkait pada akhir pekan lalu.

Direskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono, mengatakan, ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni pria berinisial LT, EN alias IN dan MD. Ketiganya ditangkap di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

"Kasus ini akan segera dilimpahkan ke balai penegakan hukum Kementrian Lingkungan Hidup bagian Sumatera," kata Sigit, Senin (7/6/2021).

Sigit mengatakan, ketiga pelaku telah melakukan aksi pembalakan hutan liar selama 10 hari. Seluruh pelaku diketahui telah berulang kali melakukan kejahatan ini.

Kapolres Muarojambi, AKBP Ardiyanto menyebutkan, penyebab utama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di Jambi merupakan ulah tangan jahil manusia. Untuk mengungkap kasus ini, pihaknya mengerahkan segala upaya termasuk patroli skala besar bersama TNI dan stakeholder yang lainnya.

"Kita mendirikan pos di perbatasan Jambi-Palembang dari tim gabungan, untuk mencegah karhutla," ujarnya.

Dia menambahkan, instansi terkait akan terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Sebab, ketika air di lahan gambut menyusut maka akan rentan terbakar.

"Saat ini, untuk mencegah itu, tim patroli memberikan edukasi kepada masyarakat berupa patroli-patroli Kamtibmas di beberapa wilayah yang rawan terjadi karhutla," tutur Ardiyanto.

Editor : Erwin C Sihombing